
Batusangkar — UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang unggul melalui pelaksanaan Wisuda ke-59 Hari Kedua pada Rabu (15/4/2026). Sebanyak 498 wisudawan dari Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) resmi dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka yang berlangsung khidmat dan penuh makna yang dipusatkan di Auditorium Kampus II.
Prosesi wisuda diawali dengan arak-arakan Senat dan tamu undangan menuju auditorium, dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa. Suasana sakral dan penuh kebanggaan terasa kuat saat para wisudawan bersama keluarga mengikuti setiap rangkaian acara.
Sidang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kelulusan, sebagai dasar pengukuhan para wisudawan. Momen puncak berlangsung saat pemanggilan wisudawan secara bertahap, diiringi dengan penyerahan ijazah serta pemindahan jambul, sebagai simbol resmi selesainya pendidikan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D menyampaikan pesan yang tidak hanya visioner, tetapi juga menyentuh sisi emosional para wisudawan. Ia kembali mengingatkan pentingnya menghargai jasa orang tua sebagai bagian tak terpisahkan dari keberhasilan hari ini.
“Hari ini bukan hanya tentang keberhasilan saudara, tetapi tentang doa yang tak pernah putus dari orang tua. Tentang pengorbanan yang sering tidak terlihat. Jangan pernah melupakan jasa mereka, karena di balik toga yang saudara kenakan, ada air mata, harapan, dan perjuangan orang tua,” ungkap Rektor.

Ia juga mengajak para wisudawan untuk menjadikan momen wisuda sebagai titik awal untuk berbakti lebih besar kepada orang tua, baik melalui sikap, keberhasilan, maupun kontribusi nyata dalam kehidupan.
Selain itu, Rektor menegaskan bahwa gelar yang diraih hari ini adalah amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan untuk memberi manfaat bagi masyarakat.
“Ilmu yang saudara peroleh harus menjadi cahaya. Jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan wisuda turut diisi dengan pengumuman lulusan terbaik dan peneliti terbaik, yang dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan kontribusi ilmiah para wisudawan.
Wisuda Hari Kedua ini merupakan lanjutan dari rangkaian besar Wisuda ke-59 UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang pendidikan dan awal dari pengabdian yang lebih luas.
Dengan pelaksanaan yang lancar, tertib, dan penuh makna, UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, serta siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban. (hospiburda)