
Batusangkar — Di penghujung tahun 2025, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar kembali menerima kabar bahagia dan membanggakan. Kampus ini resmi menambah satu lagi jajaran profesor setelah Prof. Dr. Asmendri, S.Ag., M.Pd ditetapkan sebagai Guru Besar dalam bidang Manajemen Pendidikan.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44420/M/KPT.KP/2025, yang menetapkan Prof. Dr. Asmendri sebagai Profesor terhitung mulai 1 Oktober 2025. Capaian ini menjadi penanda penting atas konsistensi UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia akademik.
Bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, bertambahnya Guru Besar bukan sekadar prestasi personal, melainkan bagian dari penguatan ekosistem akademik yang terus dibangun secara berkelanjutan. Kehadiran Prof. Dr. Asmendri sebagai Guru Besar di bidang Manajemen Pendidikan dinilai strategis dalam memperkokoh tata kelola pendidikan, kepemimpinan akademik, serta pengembangan mutu lembaga pendidikan Islam.
Prof. Dr. Asmendri dikenal sebagai akademisi dengan rekam jejak panjang di dunia pendidikan. Lahir di Tanjung Tangah, Kec. Luak Kabupaten Lima Puluh Kota, 25 Agustus 1970 lalu, ia telah menapaki jenjang karier dosen secara konsisten, mulai dari Asisten Ahli hingga Lektor Kepala, sebelum akhirnya meraih jabatan akademik tertinggi sebagai profesor setelah dinyatakan lulus Uji Kompetensi Jabatan Akademik Dosen pada September 2025.
Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., MA., M.Res., Ph.D menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penambahan Guru Besar merupakan bukti nyata bahwa budaya mutu, riset, dan pengembangan keilmuan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus berjalan pada jalur yang benar.
“Capaian ini adalah buah dari ketekunan, integritas, dan dedikasi panjang dalam dunia akademik. Bertambahnya Guru Besar memperkuat posisi UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing nasional,” ungkap Rektor.
Dengan bertambahnya profesor di akhir tahun ini, UIN Mahmud Yunus Batusangkar menutup 2025 dengan optimisme tinggi. Capaian tersebut sekaligus menjadi modal penting dalam memperkuat riset, publikasi ilmiah, serta kontribusi keilmuan UIN Mahmud Yunus Batusangkar bagi pembangunan pendidikan Islam dan kemajuan bangsa kedapan. (hospiburda)