Malalo — UIN Mahmud Yunus Batusangkar melalui Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Sumatera Barat yang tengah dilanda bencana. Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim Ph.D, turun langsung menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak longsor dan banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (06/12/2025).

Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa titik yang mengalami kerusakan cukup parah, yakni Nagari Tambangan Kecamatan X Koto, Kecamatan Batipuh Selatan, Nagari Guguak Malalo, serta Padang Laweh Malalo. Kehadiran pimpinan kampus bersama tim relawan disambut hangat oleh masyarakat setempat yang tengah berupaya bangkit dari situasi sulit pascabencana.
Bantuan yang diberikan merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama RI dan keluarga besar UIN Mahmud Yunus Batusangkar melalui Unit Pelayanan Zakat (UPZ). kebutuhan dasar masyarakat disalurkan secara langsung untuk memastikan tepat sasaran.

Prof. Delmus menjelaskan bahwa bantuan ini dibagi dalam tiga kategori utama. “Pertama, menyiapkan 480 nasi bungkus selama tiga hari kedepan, yang disebar kedaerah-daerah terdampak, bantuan ini langsung untuk masyarakat umum yang terdampak bencana. Kedua, bantuan kebutuhan hidup bagi mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatera. Ketiga, bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) buat Mahasiswa kita cukup parah, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan di tengah kondisi sulit.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa sejak awal bencana melanda Sumatera Barat, kampus telah membentuk Tim Relawan UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang melibatkan dosen serta mahasiswa (Ormawa). Tim ini bertugas membantu evakuasi, pendistribusian bantuan, asesmen kebutuhan lapangan, hingga memberikan dukungan sosial bagi warga terdampak.

Melalui langkah cepat ini, UIN Mahmud Yunus Batusangkar menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kehadiran nyata perguruan tinggi di tengah masyarakat pada saat situasi darurat. Kampus berharap bantuan ini dapat menjadi penguat dan mempercepat pemulihan masyarakat, sekaligus mendorong spirit gotong royong di tengah bencana yang menimpa sebagian wilayah Sumatera.