Pilih Laman

UIN Mahmud Yunus Batusangkar Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting di Tanah Datar

oleh | Mar 5, 2026

514

Batusangkar — Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tanah Datar terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. H. Asmendri, M.Pd, menghadiri diskusi panel dalam Rapat Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Kabupaten Tanah Datar yang digelar pada Kamis (5/3/2026) di Batusangkar.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Kabupaten Tanah Datar. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan stunting yang membutuhkan pendekatan ilmiah dan berbasis riset.

Wakil Bupati berharap UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri Islam di Kabupaten Tanah Datar dapat mengambil peran strategis dalam mendukung berbagai program percepatan penurunan stunting, baik melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Asmendri menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan sinergi yang kuat antar lembaga dan institusi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penting dalam menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan data bahwa dari 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Tanah Datar saat ini berada pada urutan ke-16 daerah dengan peningkatan angka stunting yang mencapai 27 persen.

Pertemuan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar, kepala dinas terkait, direktur rumah sakit, serta para camat se-Kabupaten Tanah Datar sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat penurunan stunting di daerah.