Pilih Laman

UIN Mahmud Yunus Batusangkar Lahirkan Doktor ke-9, Safril Gazali Tawarkan Model Peningkatan Kinerja SDM Pariwisata Minangkabau

oleh | Agu 5, 2026

50

Batusangkar – Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menorehkan capaian akademik membanggakan. Safril Gazali resmi menyandang gelar Doktor sekaligus menjadi doktor ke-9 yang dilahirkan Program Doktor (S3) Studi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Batch II, yang berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Lantai IV Kampus II, Rabu (5/8/2026).

Keberhasilan tersebut menambah deretan doktor yang telah dilahirkan UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada tahun 2026 dan menjadi bukti semakin berkembangnya kualitas akademik Program Doktor Studi Islam dalam menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan strategis masyarakat.

Dalam sidang terbuka, Safril Gazali mempertahankan disertasi berjudul “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Sumber Daya Manusia Pariwisata di Minangkabau.” Penelitian ini mengkaji berbagai faktor yang menentukan kualitas sumber daya manusia sektor pariwisata di kawasan Minangkabau, mulai dari aspek kompetensi, kepemimpinan, budaya kerja, hingga penguatan nilai-nilai Islam sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia pariwisata yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Disertasi tersebut diharapkan menjadi salah satu referensi akademik dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai keislaman di Sumatera Barat.

Ujian terbuka dipimpin oleh Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D., selaku Ketua Dewan Sidang. Bertindak sebagai Wakil Ketua Sidang adalah Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., sedangkan Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd. menjalankan tugas sebagai Sekretaris Sidang. Tim penguji terdiri atas Dr. H. Muhammad Fazis, M.Pd. sebagai Penguji Internal, Dr. Mursal, M.Ag. sebagai Penguji Eksternal, Prof. Dr. H. Syukri Iska, M.Ag., CIFA sebagai Promotor, Dr. Adripen, M.Pd. sebagai Co-Promotor I, dan Prof. Dr. M. Haviz, M.Si. sebagai Co-Promotor II. Seluruh penguji memberikan berbagai masukan akademik yang semakin memperkuat substansi dan kontribusi ilmiah disertasi promovendus.

Direktur Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., menyampaikan bahwa disertasi Safril Gazali menunjukkan bagaimana Program Doktor Studi Islam terus mendorong lahirnya penelitian yang bersifat multidisipliner serta responsif terhadap isu-isu pembangunan daerah.

“Pascasarjana tidak hanya menghasilkan doktor, tetapi juga melahirkan karya ilmiah yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan. Kajian tentang sumber daya manusia pariwisata ini merupakan contoh bagaimana perspektif keislaman dapat memberikan kontribusi dalam penguatan sektor strategis daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi S3 Studi Islam, Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa setiap disertasi doktor diorientasikan pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 9, yakni menghasilkan temuan baru (novelty) yang memiliki manfaat akademik maupun praktis.

“Program Doktor Studi Islam terus mengarahkan setiap penelitian agar tidak berhenti pada tataran teoritis, tetapi mampu menghadirkan rekomendasi ilmiah yang aplikatif bagi masyarakat, pemerintah, dan dunia profesional. Inilah karakter lulusan doktor yang terus kami bangun di UIN Mahmud Yunus Batusangkar,” ungkapnya.

Dengan bertambahnya Safril Gazali sebagai doktor ke-9, Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar semakin mempertegas eksistensinya sebagai pusat pengembangan studi Islam yang unggul, produktif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan strategis bangsa melalui riset-riset berkualitas. Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam membangun budaya akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat luas. (hospiburda)