Batusangkar, 31 Mei 2025 – Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Angkatan 2022 Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Profesionalisasi Profesi Konseling 2025.

Seminar Nasional ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D. Acara ini bertempat di aula utama kampus dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan akademik yang memperkuat eksistensi keilmuan konseling di tengah tantangan zaman digital.
Seminar ini mengangkat tema “Digital Overload dan Tantangan Kesehatan Mental dalam Eksplorasi Karier Generasi Z,” sebuah isu yang sangat relevan dengan realitas kehidupan generasi muda masa kini. Era digital yang serba cepat dan penuh tekanan memunculkan problematika psikososial yang membutuhkan perhatian serius dari para profesional di bidang bimbingan dan konseling, terutama dalam membantu individu mengenali potensi diri dan mengarahkan masa depan kariernya secara sehat dan adaptif.

Dalam sambutannya, Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa BK yang telah berperan aktif dalam membangun ruang ilmiah yang produktif. Beliau menekankan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai wujud nyata dari profesionalisasi dan internalisasi nilai-nilai keilmuan bimbingan dan konseling di kalangan mahasiswa.
Seminar nasional ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dede Rahmat Hidayat, M.Psi., Ph.D., seorang akademisi dan praktisi konseling yang memiliki kepakaran dalam bidang psikologi pendidikan dan konseling lintas budaya. Selain itu, turut menjadi pemateri dari lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar adalah Prof. Dr. Ardimen, M.Pd., Kons. dan Dr. Silvianetri, M.Pd., Kons., yang telah lama dikenal sebagai tokoh penggerak pengembangan kurikulum dan praktik konseling di ranah pendidikan tinggi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi penguatan kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta kepekaan sosial mahasiswa terhadap isu-isu aktual di masyarakat. Kehadiran mahasiswa dalam seminar ini juga menjadi salah satu syarat akademik dalam pengambilan mata kuliah terkait di semester berjalan.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wakil Rektor III, Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling, dosen-dosen pengampu, serta tenaga kependidikan, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan akademik berbasis kolaborasi mahasiswa. Antusiasme peserta, baik dari kalangan internal maupun eksternal kampus, menunjukkan bahwa isu kesehatan mental dan konseling karier merupakan kebutuhan mendesak yang perlu direspon secara komprehensif oleh komunitas akademik.

Dengan terselenggaranya seminar ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan wawasan praktis, membangun jejaring profesional, dan mempersiapkan diri sebagai calon konselor yang adaptif, reflektif, dan responsif terhadap perubahan zaman. Seminar ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas keilmuan bimbingan dan konseling sebagai profesi yang bermartabat dan kontributif dalam menjawab problematika sosial-kultural masyarakat kontemporer.