Padang, 30 September 2025 — SeIBa International Festival 2025 resmi dibuka di Auditorium Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. Acara tahunan bergengsi yang memasuki tahun ketiga ini mengangkat tema “Diversity of Nusantara Cultures” dan diikuti oleh 15 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari seluruh Indonesia, serta delegasi dari delapan negara sahabat, termasuk Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Australia, dan Nigeria.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., secara resmi membuka acara dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Ia menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang pertemuan budaya yang mempererat persaudaraan global melalui seni dan keagamaan.
UIN Mahmud Yunus Batusangkar turut ambil bagian dalam festival ini dengan mengirimkan 14 mahasiswa untuk berlaga di seluruh cabang lomba. Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D., yang hadir langsung dalam pembukaan acara, menyampaikan harapan agar festival ini menjadi momentum untuk memperkuat jaringan antar-mahasiswa PTKIN dan mahasiswa internasional. “Ini adalah panggung pembuktian talenta mahasiswa kita di tingkat internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Delmus juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan profesionalitas dalam mengikuti setiap kegiatan. “Saya meminta seluruh kontingen UIN Mahmud Yunus Batusangkar selalu mengikuti kegiatan dengan semangat. Dengan semangat, maka kita akan tampil maksimal di setiap kesempatan,” ujarnya memberi motivasi.
Wakil Rektor III, Dr. Irman, M.Pd., yang turut mendampingi kontingen, menjelaskan bahwa seluruh peserta dari UIN Mahmud Yunus Batusangkar akan tampil di semua cabang lomba yang dipertandingkan, seperti Puisi, Monolog, Tari Kontemporer, Pop Solo, Tari Tradisional, dan Film Pendek. Ia optimistis mahasiswa binaannya mampu bersaing dengan peserta dari kampus-kampus ternama lainnya.
SeIBa International Festival 2025 menjadi panggung inspiratif yang tidak hanya menonjolkan keragaman budaya Nusantara, tetapi juga memperkuat diplomasi budaya antarbangsa. Keterlibatan UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam ajang ini mencerminkan semangat global yang tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal dan keagamaan.