
Batusangkar – Program Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali mencatatkan capaian akademik membanggakan dengan melahirkan doktor kedua, atas nama Reni Susanti. Keberhasilan ini diraih setelah Reni Susanti sukses mempertahankan disertasinya dalam ujian tertutup yang dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026.
Disertasi yang dipertahankan berjudul “Ilmu Hudhuri dalam Filsafat Pengetahuan Al-Ghazali dan Mulla Shadra (Studi Komparatif)”, sebuah kajian filosofis mendalam yang memperkaya khazanah keilmuan Islam, khususnya dalam bidang filsafat pengetahuan.

Menariknya, lima dari tujuh penguji merupakan tokoh akademik nasional yang pernah menjabat sebagai Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Mereka adalah Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D., Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar periode 2024–2028; Prof. Dr. H. Khairunnas Rajab, M.Ag, Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau periode 2021–2024; Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd, Rektor IAIN Curup periode 2018–2022; Prof. Dr. H. Kasmuri, M.A., Rektor STAIN dan IAIN Batusangkar periode 2012–2020; serta Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., Rektor IAIN dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar periode 2020–2024. Kehadiran para tokoh ini menegaskan kualitas dan reputasi akademik Program Doktor UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keberhasilan Reni Susanti. Ia berharap disertasi yang dihasilkan tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan Islam.
“Semoga disertasi ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat, menghadirkan inovasi keilmuan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan agama Islam,” ujar Prof. Delmus.
Selain itu, Prof. Delmus juga menyampaikan apresiasi kepada Desmita, mahasiswa Program Doktor Studi Islam yang sebelumnya telah lebih dahulu dinyatakan lulus ujian tertutup disertasi. Keberhasilan para doktor ini menjadi bukti nyata kemajuan Program Doktor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, sekaligus memperkuat komitmen institusi dalam mencetak akademisi unggul, berintegritas, dan berdaya saing nasional.