Pilih Laman

Rektor UIN MY Batusangkar tegaskan: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Terpajang di Dinding

oleh | Jun 1, 2026

132

Batusangkar — UIN Mahmud Yunus Batusangkar memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan melaksanakan upacara bendera merah putih di halaman Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Kampus II, Senin (1/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D, membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dalam rangka Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Turut hadir dalam upacara tersebut para Wakil Rektor, Kepala Biro Umum, Akademik, Perencanaan, dan Keuangan (UAPK), para Dekan, Direktur Pascasarjana, pejabat struktural, pejabat fungsional, dosen, serta tenaga kependidikan selingkup UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Untuk pelaksana upacara bendera peringatan hari lahir pancasila hari ini dari Fakultas Ekonomi dn Bisnis Islam.

Dalam amanat yang dibacakan Rektor, ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Lebih dari itu, Pancasila merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, sekaligus bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Rektor menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, maupun penyelenggaraan negara.

“Pancasila tidak boleh hanya menjadi simbol yang terpajang di dinding kantor, ruang kelas, atau instansi pemerintah. Pancasila harus menjadi ideologi hidup yang tercermin dalam sikap, perilaku, kebijakan, dan tindakan nyata kita sebagai warga negara,” tegas Rektor.

Menurutnya, tantangan bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, polarisasi sosial, hingga berbagai tantangan kebangsaan lainnya. Karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi sangat penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Dalam pidato Kepala BPIP juga ditegaskan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya bertumpu pada kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan karakter, moralitas, serta komitmen kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Sebagai Institusi Pendidikan Tinggi, UIN Mahmud Yunus Batusangkar memiliki tanggung jawab strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kampus diharapkan terus menjadi ruang lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, serta kokoh dalam menjaga persatuan bangsa.

Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk terus menjadikan Pancasila sebagai fondasi dalam berkarya, mengabdi, dan membangun Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, dan bermartabat. (hospiburda)