
Jakarta — Perjalanan akademik yang panjang dalam khazanah Hukum Ekonomi Syariah akhirnya mencapai puncak pengakuan nasional. Hari ini, Prof. Dr. H. Rizal, M.Ag., CRP, putra asal Duo Koto Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar dan dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar, resmi menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor: 215329/MA/KP.07.6/11/2025 tentang Penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode II Tahun 2025, yang diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. di Jakarta, senin (15/12/2025).
Pengukuhan ini menandai kontribusi ilmiah Prof. Rizal dalam mengembangkan dan mengontekstualisasikan Hukum Ekonomi Syariah sebagai disiplin yang tidak hanya berakar pada fikih muamalah klasik, tetapi juga responsif terhadap dinamika ekonomi modern, sistem keuangan syariah, dan tata kelola ekonomi berkeadilan.
Dalam keterangannya, Prof. Rizal menyampaikan rasa syukur sekaligus tanggung jawab akademik yang semakin besar. Menurutnya, jabatan Guru Besar bukanlah akhir perjalanan, melainkan amanah untuk terus memperkuat keilmuan Hukum Ekonomi Syariah agar relevan dengan tantangan zaman.
“Guru Besar adalah amanah ilmiah. Hukum Ekonomi Syariah harus terus dikembangkan sebagai sistem nilai dan instrumen hukum yang mampu menjawab persoalan ekonomi modern tanpa kehilangan ruh keadilan dan maqasid al-syari‘ah nya,” ujar Prof. Rizal.
Sebagai akademisi, Prof. Rizal dikenal aktif dalam riset, publikasi ilmiah, serta pengembangan wacana ekonomi syariah berbasis hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional. Karyanya banyak menyoroti relasi antara regulasi, ekonomi Islam, dan praktik ekonomi di masyarakat.
Capaian ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, yang terus memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam, khususnya di bidang Hukum Ekonomi Syariah. Kehadiran Guru Besar di bidang ini diharapkan mampu memperkokoh tradisi akademik, meningkatkan kualitas riset, serta melahirkan pemikiran-pemikiran hukum ekonomi Islam yang aplikatif dan berdaya saing global.
Pengangkatan Prof. Rizal sebagai Guru Besar sekaligus menegaskan komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mencetak akademisi unggul yang tidak hanya berprestasi secara personal, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat. (hospiburda)