Batusangkar — Program Studi Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali mencatatkan prestasi akademik membanggakan. Kembali bertambah satu doktor di bidang Pendidikan Fisika yang semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan program studi tersebut.
Pada Kamis, 05 Februari 2026, Ibu Novia Lizelwati, M.PFis. secara resmi telah menyelesaikan Ujian VIVA/Ujian Akhir Disertasi pada bidang Pendidikan Fisika di Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, dan dinyatakan lulus dengan hasil yang membanggakan. Dengan keberhasilan tersebut, beliau berhak menyandang gelar Doktor (Ph.D.).
Disertasi yang dipresentasikan dan dipertahankan mengkaji isu-isu strategis dalam pendidikan fisika yang relevan dengan pengembangan pembelajaran, riset, dan inovasi pendidikan sains. Ujian disertasi ini dilaksanakan di hadapan para penguji dan promotor yang merupakan akademisi berpengalaman di bidang pendidikan fisika yaitu Promotor Dr. Izan Roshawati binti Mustapa dan Dr. Anis Diyanq Bt Halim dari UPSI Malaysia, dan Penguji internal Dr. Siti Nursaila Binti Alias dari UPSi Malaysia, penguji eksternal Prof. Maison, M.Si.,Ph.D dari universitas Jambi dan Prof . Dr. Ani Rusilowati, M.Pd dari UNNES
Pencapaian ini semakin memperkuat Program Studi Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mempertahankan status akreditasi Unggul. Dalam waktu yang berdekatan, program studi ini juga mencatatkan keberhasilan tiga dosen lainnya yang telah menyelesaikan studi doktoral, yaitu Dr. Frans Rizal Agustiyanto, M.Si., lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di bidang Teknik Fisika; Sri Maiyena, S.Pd., M.Sc., Ph.D., lulusan Fisika UPSI; serta Venny Haris, M.Si., Ph.D., lulusan UPSI Malaysia.
Di bawah kepemimpinan Ketua Program Studi Artha Nesa Chandra, M.Pd., Prodi Tadris Fisika juga telah memiliki satu orang profesor fisika, yakni Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., yang semakin memperkokoh atmosfer akademik dan riset di lingkungan program studi fisika.
Tidak hanya unggul dari sisi sumber daya dosen, Prodi Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar juga memiliki mahasiswa dan lulusan yang kompeten. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal bereputasi nasional dan internasional (Scopus dan SINTA), serta telah menghasilkan berbagai produk inovasi di bidang pendidikan dan elektronika. Selain itu, prestasi mahasiswa dan dosen juga telah banyak diraih melalui berbagai kompetisi dan kegiatan akademik dan non akademik ditingkat nasional dan internasional.
Program studi ini juga aktif mengembangkan kegiatan akademik di luar kelas melalui berbagai klub keilmuan, seperti Club Media Pembelajaran, Club Elektronika, Club LKTI, dan Club Robotik, yang secara konsisten berpartisipasi dan berprestasi dalam berbagai ajang perlombaan bergengsi.
Dengan berbagai capaian tersebut, siswa-siswi SMA/MA/SMK tidak perlu ragu untuk melanjutkan studi di Program Studi Tadris Fisika UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada Tahun Ajaran 2026–2027 melalui jalur SPAN-PTKIN. Mahasiswa juga berkesempatan memperoleh UKT 1 serta beasiswa KIP Kuliah, dan beasiswa lainnya sebagai bentuk komitmen kampus dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkeadilan.