Pilih Laman

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. UIN Mahmud Yunus Batusangkar: Tekankan Nilai Tawakkal dalam Kehidupan

oleh | Jan 15, 2026

127

Batusangkar — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk merefleksikan kembali nilai-nilai keimanan, khususnya sikap tawakkal dalam menjalani kehidupan. Nilai tersebut menjadi pesan utama dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini digelar di Masjid Kampus Abdullah Al Awwal UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Kamis (15/1/2026), dan dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas, dosen, serta tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Acara tersebut menghadirkan penceramah Ustaz H. Abrar, Lc., MA, yang menyampaikan tausiyah dengan tema “Nilai Tawakkal dalam Isra Mi’raj”. Tema ini dinilai relevan untuk memperkuat spiritualitas civitas akademika di tengah berbagai tantangan kehidupan dan dinamika dunia pendidikan tinggi.

Dalam penyampaiannya, Ustaz H. Abrar menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa agung yang sarat dengan mukjizat, sekaligus mengandung pelajaran mendalam tentang keteguhan iman, kepercayaan penuh kepada Allah SWT, serta kepatuhan terhadap seluruh perintah-Nya.

Ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj mengajarkan makna tawakkal yang sejati, yaitu berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal. Rasulullah SAW tetap melaksanakan dakwah dengan penuh kesabaran dan keyakinan, meskipun menghadapi berbagai ujian dan kesulitan dalam perjuangannya.

Nilai tawakkal juga tercermin dari diterimanya perintah shalat dalam peristiwa Isra Mi’raj. Shalat menjadi sarana utama bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT, menenangkan hati, serta menumbuhkan keyakinan bahwa setiap persoalan hidup memiliki jalan keluar apabila diserahkan sepenuhnya kepada-Nya.

Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, UIN Mahmud Yunus Batusangkar berharap seluruh civitas akademika dapat menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai tawakkal dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelaksanaan tugas akademik, pengabdian kepada masyarakat, maupun dalam membangun karakter insan akademis yang beriman dan berakhlak mulia.