Pilih Laman

Pelatihan Desain Grafis 2025, HMPS PAI UIN MY Batusangkar Cetak Konten Kreator Muda yang Siap Bersaing

oleh | Nov 15, 2025

286

Batusangkar — HMPS Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali mengambil peran strategis dalam pengembangan kreativitas mahasiswa dengan menggelar Pelatihan Desain Grafis 2025, sabtu (15/11/2025) di Aula Fakultas Syariah Kampus II. Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk memperkuat keterampilan visual, komunikasi digital, dan kreativitas sebuah kompetensi yang hari ini menjadi fondasi penting dunia kerja dan ruang publik digital.

Pelatihan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) FTIK, Dr. Demina, M.Pd, yang menegaskan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga harus punya keterampilan praktis untuk tampil kompetitif.

“Desain grafis hari ini bukan sekadar hobi, ia sudah menjadi bahasa universal. Dalam profesi apa pun, kemampuan menyampaikan pesan melalui visual sangat menentukan daya saing seseorang,” ujarnya.

Beliau mengapresiasi HMPS PAI yang mampu membaca kebutuhan zaman dan menghadirkan program kerja yang relevan dengan perkembangan teknologi.

Sesi pertama menghadirkan narasumber Hospi Burda, S.H.I., M.A, Katim Kerja Humas dan Keprotokolan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bagaimana konten digital dapat menjadi ruang kreativitas, portofolio profesional, sekaligus peluang ekonomi. Ia menekankan bahwa mahasiswa tidak boleh lagi minder dengan keterbatasan alat.

Konten tidak harus sempurna. Yang penting berani muncul, punya nilai, dan konsisten. Kreativitas jauh lebih mahal dari sekadar perangkat,” tegasnya.

Hospi juga mengajak mahasiswa membangun personal branding akademik, terutama bagi mereka yang bercita-cita menjadi pendidik muda, guru, peneliti, atau kreator konten edukatif.

Materi teknis disampaikan oleh Raihan Qowima, content creator dan muslim influencer yang populer di kalangan generasi muda. Raihan mengajak peserta memahami dasar-dasar desain grafis, mulai dari warna, layout, pemilihan font, hingga trik membuat infografis cepat menggunakan aplikasi desain populer.

Ia juga membeberkan lima kunci menjadi kreator yang tahan banting:

  1. menemukan ciri khas konten
  2. konsisten mengunggah
  3. memadukan data dan storytelling
  4. membangun interaksi dengan audiens
  5. tidak takut tampil sebagai diri sendiri

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota HMPS PAI, termasuk Kepala Bidang Kominfo Mutiara Suci Aldia, dan Sekretaris Kominfo Darma Yunita.

Pelatihan ini sekaligus menegaskan posisi HMPS PAI sebagai himpunan yang aktif melahirkan inovasi, mengembangkan minat bakat mahasiswa, dan menyediakan ruang kolaborasi di bidang media, komunikasi, dan kreativitas digital.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, HMPS PAI berharap lahir lebih banyak kreator muda kampus yang mampu menghadirkan konten edukatif, bermakna, dan berdaya saing di era digital. (hospiburda)