
Batusangkar – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar akan kembali menjadi tuan rumah The 10th Batusangkar International Conference (BIC X), yang diselenggarakan pada 11–12 Oktober 2025 yang akan datang. Konferensi internasional bergengsi ini akan berlangsung dalam format hybrid conference, mengusung tema “Digital Technologies for Sustainable Development (BICoDIS)”.
BIC X 2025 menghadirkan akademisi dan peneliti kelas dunia, di antaranya Dr. Mahmud Ahmad Mahmud Mansour (Cairo University, Mesir), Dr. Omar Javaid (Pakistan), Dr. Helena Sit (Australia), Prof. Dr. Che Zarrina Binti Sa’ari (Malaysia), serta Prof. Dr. M. Hovis, M.Si (Indonesia).
Rektor UIN MY Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D., akan membuka kegiatan ini secara resmi, sementara Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc. (Direktur Pascasarjana) menjadi keynote speaker. Dengan sub-tema yang menyentuh isu-isu penting seperti AI, big data, fintech, digitalisasi dakwah, hingga hukum keluarga Islam, BIC X 2025 dipastikan menjadi forum strategis dalam merespons tantangan global.
BIC X 2025 membuka ruang bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk mempresentasikan hasil penelitian maupun ikut sebagai peserta. Dengan biaya partisipasi yang angat terjangkau (lihat brosur), kegiatan ini diharapkan menjadi ajang inspirasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata untuk pengembangan ilmu pengetahuan berbasis teknologi digital.
Pendaftaran dan pengiriman abstrak dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi: bic.uinmybatusangkar.ac.id. sebagaimana yang disampikan ketua panitia sekaligus Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Sirajul Munir, M.Pd “Kami mengundang akademisi dan praktisi dari seluruh dunia untuk berbagi gagasan dalam BIC X 2025. Inilah forum ilmiah internasional untuk bersama-sama mencari solusi berkelanjutan melalui teknologi digital,” ujarnya.
Dengan reputasi yang terus meningkat, BIC 2025 diharapkan menjadi wadah strategis lahirnya ide-ide baru dan kolaborasi internasional, sekaligus mengokohkan posisi UIN Mahmud Yunus Batusangkar di kancah global. (hospiburda)