Batusangkar (Humas) – Ma’had Al-Jami’ah (Surau Mahasiswa Ummatan Wasathan) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar sampaikan program wajib ma’had ke seluruh Maba.
Hal ini disampaikan Mudir Ma’had Chardinal Putra, S.Ag, MA dihadapan 1.910 mahasiswa baru saat acara Pengenalan Budaya Akademik & Kemahasiswaaan (PBAK) dilaksanakan di Auditorium Kampus II, Rabu (31/8).
Program ma’had UIN Mahmud Yunus Batusangkar ini bertindak sebagai penampung sekaligus pembinaan bagi setiap mahasiswa yang memiliki potensi, bakat dan minat dalam menjalankan pendidikan tahfizh 30 juz dengan metode yassiru, pendidikan mubaligh milenial, motivator muda, qori/qori’ah, ta’allum fiddin, tafaqquh fiddin, dan lainya, “ucap chardinal lulus gontor”
“Ma’had UIN Mahmud Yunus Batusangkar berperan sebagai pelaksana pendidikan dan pembinaan keagamaan dibidang ke-Islaman dan ke-Indonesiaan dengan Model Pendidikan Sains Islam Refleksi Surau Minangkabau”
Program ma’had ini diharapkan mahasiswa dapat menjadi calon ulama intelektual dan dapat bertindak sebagai penggerak dalam masyarakat yang berwawasan ummatan wasathan yang sesuai dengan visi Ma’had Al-Jami’ah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, “tegas Mudir”
beragam prestasi telah ditorehkan oleh mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang tergabung dalam Ma’had Al-Jami’ah, mulai dari tingkat nasional hingga internasional, seperti Juara II Lomba International Islamic Speech Competition, “pungkas Chardinal”(doni)