
Batusangkar — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar kembali menorehkan prestasi melalui inovasi produk ramah lingkungan bertajuk EcoPot. Produk ini merupakan pot tanam biodegradable yang dibuat dari limbah ampas kelapa parut, yang selama ini kerap terbuang tanpa pemanfaatan.
Melalui kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan, mahasiswa PGMI berhasil mengolah limbah dapur menjadi produk bernilai guna tinggi. EcoPot dirancang menggunakan bahan sederhana dan mudah diperoleh, yaitu ampas kelapa, pati tapioka, air, dan gliserol. Keunggulan produk ini terletak pada sifatnya yang ramah lingkungan, karena dapat langsung ditanam bersama tanaman tanpa menghasilkan limbah plastik.

Inovasi ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mewujudkan konsep Kampus Berdampak, di mana riset dan kreativitas mahasiswa diarahkan untuk memberikan solusi konkret bagi permasalahan di masyarakat, khususnya dalam pengelolaan limbah dan pelestarian lingkungan.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa mahasiswa PGMI tidak hanya dipersiapkan sebagai tenaga pendidik profesional, tetapi juga sebagai agen perubahan yang kreatif dan solutif. UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus berkomitmen mendukung pengembangan inovasi mahasiswa sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat dan lingkungan (echa).