
Perak, Malaysia — Belajar tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Bagi mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar, ruang belajar itu meluas hingga ke negeri jiran, Malaysia. Melalui Program Magang Internasional, mereka tidak hanya membawa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga pulang dengan pengalaman lintas budaya, jejaring global, serta bekal profesional yang tidak ternilai.
Salah satu lokasi pelaksanaan program tersebut adalah Maahad Tahfiz Al-Quran Wal Qiraat Addin 6 Padang Rengas, Perak, Malaysia. Di lembaga pendidikan Islam tersebut, mahasiswa menjalani hari-hari yang dipenuhi aktivitas akademik, pengembangan media, hingga keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan pendidikan. Setiap pengalaman menjadi ruang belajar baru yang memperkaya wawasan sekaligus mengasah kemampuan untuk beradaptasi di lingkungan internasional.
Bagi mahasiswa Program Studi Jurnalistik Islam, magang ini menjadi laboratorium nyata untuk mengembangkan kompetensi. Mereka dipercaya menangani dokumentasi foto dan video, memproduksi konten media sosial, merancang desain publikasi, hingga menyusun materi promosi yang memperkenalkan berbagai aktivitas Maahad kepada masyarakat melalui platform digital.

Di balik setiap foto yang diambil dan setiap video yang diproduksi, tersimpan kisah tentang kehidupan para pelajar yang menghafal Al-Qur’an, aktivitas pembelajaran di kelas, kebersamaan di asrama, hingga tradisi keagamaan yang menjadi denyut kehidupan Maahad. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa memahami bahwa media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mampu membangun citra positif serta mengabadikan nilai-nilai yang hidup di sebuah lembaga pendidikan.
Salah satu momen yang paling berkesan adalah keterlibatan dalam Festival Kewartawanan Pelajar 2026. Festival ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas di bidang komunikasi dan jurnalistik. Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar tidak hanya membantu persiapan dan dokumentasi kegiatan, tetapi juga dipercaya menyusun kriteria penilaian serta menjadi juri pada beberapa kategori perlombaan. Kepercayaan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan prinsip objektivitas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam dunia jurnalistik.

Semangat berbagi ilmu juga diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan podcast bagi para pelajar Maahad. Dalam suasana yang hangat dan penuh antusiasme, mahasiswa memperkenalkan podcast sebagai salah satu media komunikasi digital yang kini berkembang pesat. Para peserta diajak mengenal teknik berbicara di depan mikrofon, menyusun alur pembahasan, hingga membangun rasa percaya diri dalam menyampaikan gagasan.
Bagi para pelajar, pelatihan tersebut menjadi pengalaman baru yang membuka wawasan mengenai dunia penyiaran digital. Sementara itu, bagi mahasiswa, kesempatan tersebut menjadi ajang mengasah kemampuan komunikasi, public speaking, dan berbagi pengetahuan sesuai bidang keilmuan yang mereka pelajari selama di kampus.
Namun, pengalaman paling berharga justru lahir dari keseharian yang sederhana. Tinggal bersama lingkungan Maahad memperkenalkan mahasiswa pada budaya disiplin, penghormatan kepada guru, semangat menghafal Al-Qur’an, serta eratnya kebersamaan antar pelajar. Nilai-nilai tersebut memberikan pelajaran kehidupan yang melampaui aspek akademik dan memperkaya pembentukan karakter.

Interaksi bersama guru dan para pelajar juga membuka ruang untuk mengenal lebih dekat budaya masyarakat Malaysia. Penggunaan bahasa Melayu dalam komunikasi sehari-hari, sistem pendidikan Islam yang diterapkan, hingga kehidupan di lingkungan asrama menjadi pengalaman lintas budaya yang memperluas perspektif mahasiswa sekaligus meningkatkan kemampuan mereka untuk beradaptasi di lingkungan global.
Melalui Program Magang Internasional ini, mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar tidak hanya memperkuat keterampilan teknis di bidang jurnalistik dan komunikasi digital, tetapi juga mengembangkan kemampuan bekerja sama, berpikir kreatif, memecahkan masalah, serta membangun komunikasi lintas budaya. Seluruh pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mempersiapkan lulusan yang profesional, adaptif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.
Program magang internasional menjadi bukti nyata komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mencetak generasi yang mampu bersaing di tingkat global. Melalui pengalaman belajar lintas negara, mahasiswa tidak hanya membawa nama baik almamater, tetapi juga menunjukkan bahwa insan UIN Mahmud Yunus Batusangkar siap berkarya, beradaptasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional (Salma/JI).