Pilih Laman

Kembangkan Buku Ajar Berbasis Budaya Minangkabau dan Nilai Keislaman, Indrayeni Resmi Sandang Gelar Doktor di UIN Mahmud Yunus Batusangkar

oleh | Agu 4, 2026

168

Batusangkar – Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali melahirkan doktor baru. Indrayeni resmi dinyatakan lulus dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi S3 Studi Islam dan berhak menyandang gelar Doktor ke-8 setelah berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang terbuka yang digelar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Lantai IV Kampus II, Selasa (4/8/2026).

Keberhasilan tersebut menegaskan konsistensi Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam menghasilkan lulusan doktor yang memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan Islam yang berbasis nilai-nilai lokal dan kearifan budaya.

Dalam sidang terbuka tersebut, Indrayeni mempresentasikan disertasi berjudul “Pengembangan Buku Ajar Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau Terintegrasi Nilai Keislaman Berbasis Pendekatan Pembelajaran Mendalam pada Sekolah Dasar.”

Penelitian ini menawarkan model pengembangan buku ajar muatan lokal yang tidak hanya memperkenalkan budaya Alam Minangkabau kepada peserta didik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keislaman secara sistematis melalui pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam). Disertasi ini diharapkan menjadi salah satu model inovasi pendidikan dasar yang mampu memperkuat karakter peserta didik, melestarikan budaya lokal, sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan secara kontekstual.

Ujian terbuka dipimpin oleh Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D. selaku Ketua Dewan Sidang. Bertindak sebagai Wakil Ketua Sidang sekaligus penguji adalah Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., sedangkan Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd. bertugas sebagai Sekretaris Sidang. Prof. Dr. Ardimen, M.Pd., Kons. sebagai Penguji Internal dan Dr. Ahmad Rivauzi, S.Pd.I., M.A. sebagai Penguji Eksternal. Sementara tim pembimbing terdiri atas Prof. Dr. Suswati Hendriani, M.Pd., M.Pd. selaku Promotor, didampingi Dr. Ridwal Trisoni, S.Ag., M.Pd. sebagai Co-Promotor I dan Dr. M. Yusuf Salam, S.Ag., M.A. sebagai Co-Promotor II.

Selama sidang berlangsung, promovenda memperoleh berbagai masukan akademik, penguatan metodologi, serta penyempurnaan substansi penelitian dari seluruh dewan penguji. Diskusi ilmiah berlangsung dinamis dan mencerminkan tradisi akademik Program Doktor Studi Islam yang semakin matang.

Direktur Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc., menyampaikan bahwa penelitian Indrayeni menunjukkan arah pengembangan keilmuan doktor yang semakin aplikatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Disertasi doktor tidak cukup berhenti pada tataran konseptual, tetapi harus mampu melahirkan inovasi yang dapat diterapkan dalam dunia pendidikan. Kajian yang mengintegrasikan budaya lokal, nilai keislaman, dan pendekatan pembelajaran modern seperti ini menjadi salah satu karakter penelitian yang terus dikembangkan Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar.”

Senada dengan itu, Ketua Program Studi Doktor Studi Islam, Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa Program Doktor terus mengarahkan setiap disertasi agar memenuhi capaian pembelajaran Jenjang 9 KKNI, yakni menghasilkan kebaruan (novelty), memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta menawarkan solusi atas berbagai persoalan strategis masyarakat.

“Kami mendorong setiap disertasi tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga menghasilkan model, konsep, maupun kebijakan yang dapat diimplementasikan. Penelitian tentang pengembangan buku ajar berbasis budaya Minangkabau dan nilai-nilai Islam ini merupakan salah satu contoh bagaimana riset doktoral mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan sekaligus memperkuat identitas keilmuan Islam Nusantara.”

Keberhasilan Indrayeni menyelesaikan ujian terbuka promosi doktor ini semakin memperkuat eksistensi Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai institusi yang konsisten menghasilkan doktor berkualitas melalui riset-riset inovatif, relevan, dan berdampak bagi pembangunan pendidikan, masyarakat, serta pengembangan peradaban Islam di Indonesia. (hospiburda)