Pilih Laman

Integritas ASN Harga Mati: UIN Batusangkar Tegaskan Komitmen Antigratifikasi di Wirid Bulanan

oleh | Okt 3, 2025

125

Batusangkar – Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar kembali menggelar Wirid Bulanan yang menjadi agenda rutin penguatan spiritual dan moral warga kampus. Kegiatan yang dilaksanakan secara online (zoom meeting) ini dihadiri oleh Wakil Rektor, Kabiro, Dekan, Direktur, Ketua Lembaga, dosen, tenaga kependidikan, hingga seluruh ASN, jumat (3/10/2025).

Dalam tausiyahnya, penceramah Dr. H. Arif Zunzul Maizal, S.Ag., M.Ag. menegaskan bahwa ASN sudah diberikan hak gaji yang layak oleh negara, sehingga tidak boleh menerima sesuatu dari pihak luar. Menurutnya, segala bentuk pemberian tambahan berupa gratifikasi, suap, ataupun hadiah yang terkait jabatan dapat merusak amanah dan termasuk kategori korupsi.

“Kita sudah digaji negara, maka jangan pernah tergoda mengambil sesuatu di luar hak itu. Karena itu termasuk ghulul (korupsi) yang diancam keras dalam hadis Nabi,” ujarnya.

Untuk memperkuat pesannya, Dr. Arif mengutip sabda Rasulullah SAW:

عَنْ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ اسْتَعْمَلْنَاهُ عَلَى عَمَلٍ فَرَزَقْنَاهُ رِزْقًا فَمَا أَخَذَ بَعْدَ ذَلِكَ فَهُوَ غُلُولٌ [رواه أبو داود]

“Diriwayatkan dari Abdullah Ibn Buraidah dari ayahnya dari Nabi SAW, beliau bersabda: Barangsiapa yang telah kami angkat sebagai pegawai dalam suatu jabatan, kemudian kami berikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gaji itu adalah korupsi.” (HR. Abu Dawud).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN MY Batusangkar, Prof. Dr. Suswati Hendriani, M.Pd., M.Pd menekankan bahwa kegiatan wirid bulanan ini bukan hanya rutinitas, melainkan wadah refleksi bersama. “ASN adalah teladan masyarakat. Dengan integritas yang kokoh, kita bukan hanya mengabdi kepada bangsa, tetapi juga menjaga marwah kampus sebagai pusat ilmu yang bersih dan unggul,” jelasnya.

Selanjutnya menurut Prof. Suswati, kampus harus memberi teladan bersih dari praktik gratifikasi, agar mahasiswa juga belajar nilai kejujuran, amanah, dan integritas sejak dari lingkungan akademik. “Kalau ASN bersih, maka mahasiswa pun akan tumbuh dalam budaya akademik yang bersih. Itulah cara kita menjaga marwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Biro UAPK Dr. H. Yasrizal, MA menambahkan bahwa momen wirid bulanan juga harus menjadi pengingat bagi setiap ASN akan sumpah jabatan yang pernah diikrarkan dan Fakta Integritas yangtelah ditandatangani. “Dalam sumpah ASN jelas disebutkan larangan menerima gratifikasi. Maka setiap wirid seperti ini harus kita jadikan cermin untuk mengingat kembali komitmen itu. Integritas adalah harga mati bagi ASN UIN Mahmud Yunus Batusangkar,” tegasnya.

Wirid bulanan ini juga menjadi bagian dari komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk terus mendukung program Penguatan Moderasi Beragama, serta membangun budaya kerja ASN yang amanah, profesional, dan bebas dari praktik korupsi (hospiburda)