Bukittinggi (6/11/2025) — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus berbenah untuk memperkuat kualitas akademik. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Workshop Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Dokumen Pedoman Akademik yang digelar di Grand Rocky Hotel, Bukittinggi, pada Kamis (6/11).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, mulai dari dekan, wakil dekan, ketua program studi, kepala laboratorium, hingga tim penjaminan mutu dan tenaga kependidikan. Workshop yang akan berlangsung selama tiga hari (6–8 November 2025) dibuka oleh Wakil Rektor I UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. Suswati Hendriani, M.Pd.
Dalam sambutannya, Prof. Suswati menegaskan bahwa Renstra dan pedoman akademik bukan sekadar dokumen administratif, tetapi kompas yang menuntun arah pengembangan fakultas. “Penyusunan Renstra yang visioner dan pedoman akademik yang implementatif adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan untuk melahirkan lulusan kompeten dan berdaya saing global,” ujarnya.

Sesi utama workshop diisi oleh Kepala LPM UIN Mahmud Yunus, Dr. Ulya Atsani, S.H., M.Hum., yang memaparkan pentingnya melakukan evaluasi terhadap Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan kurikulum agar tetap adaptif terhadap kebutuhan zaman. Dengan gaya penyampaian yang lugas, Dr. Ulya mengingatkan bahwa kurikulum harus menjadi “organisme hidup” yang senantiasa berevolusi. “Kurikulum kita harus mampu menjembatani mimpi mahasiswa dengan kenyataan masa depan,” tuturnya inspiratif.

Untuk memperdalam hasil diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang terbagi ke dalam dua komisi utama. Komisi pertama membahas penguatan kurikulum yang relevan dan inovatif, sementara komisi kedua merumuskan arah Renstra dan standar mutu FTIK, termasuk target strategis serta indikator kinerja untuk lima tahun ke depan. Kedua sesi ini menjadi wadah adu gagasan yang produktif demi melahirkan kebijakan akademik yang terukur dan berdampak.

Workshop ini menjadi bukti nyata keseriusan FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam membangun fondasi akademik yang kokoh dan berdaya saing. Melalui Renstra yang solid dan pedoman akademik yang aplikatif, FTIK berkomitmen mencetak generasi pendidik unggul, berkarakter, dan siap menjawab tantangan zaman. (doni)