
Batusangkar – Suasana hangat dan penuh keceriaan terasa di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar, ketika Forum Annisa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) menggelar kegiatan kreatif bertajuk “Membuat dan Menghias Kue”, rabu (15/10/2025) dengan mengusung tema “Manisnya Kebersamaan dalam Indahnya Kreasi”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa, khususnya anggota Forum Annisa, untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan ketekunan melalui aktivitas yang inspiratif dan edukatif.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa PAI yang berkolaborasi menciptakan berbagai jenis kue tradisional dan modern dengan tampilan menarik. Setiap kelompok menampilkan hasil karya dengan sentuhan artistik yang menggambarkan keindahan dan harmoni dalam kebersamaan.
Ketua Panitia, Andini Safitri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang memasak, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah dan menanamkan nilai-nilai positif di antara mahasiswa.
“Tema ini kami pilih karena kami ingin menghadirkan suasana yang hangat dan bermakna. Melalui kegiatan membuat dan menghias kue, kami belajar bahwa kebersamaan dan kreativitas bisa melahirkan keindahan dan kebahagiaan bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Dekan FTIK, Dr. H. Ridwal Trisoni, M.Pd yang memuji inisiatif dan semangat Forum Annisa dalam menciptakan suasana akademik yang positif dan berkarakter Islami.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Mahasiswa tidak hanya belajar teori pendidikan, tetapi juga praktik nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, tapi juga termasuk dalam kebersamaan, keindahan, dan kerja sama,” tutur beliau.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Aroma kue yang menggoda berpadu dengan tawa dan canda para peserta yang saling membantu satu sama lain. Setelah proses menghias selesai, hasil karya para peserta dipamerkan dan dibagikan sebagai simbol kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Forum Annisa HMPS PAI FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar berhasil membuktikan bahwa pendidikan Islam bukan hanya tentang ilmu di ruang kelas, tetapi juga tentang membangun karakter, kolaborasi, dan kreativitas dalam bingkai nilai-nilai keindahan dan kebersamaan. (hospiburda)