
Solok — Momentum libur semester dimanfaatkan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar dengan berbagai aktivitas, mulai dari berlibur, bekerja, hingga membantu orang tua. Namun, hal berbeda dilakukan Forum Mahasiswa KIP Kuliah (FORMAKIP) UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Sebanyak 30 mahasiswa memilih mengisi masa libur semester dengan menghadirkan kontribusi nyata melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Mengusung tema “Kolaborasi FORMAKIP bersama Masyarakat dalam Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas dan Lingkungan yang Produktif,” kegiatan tersebut resmi dibuka pada Kamis (13/8/2026) di Aula Nagari Sulit Air. Pembukaan dilakukan oleh Wakil Rektor III UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. Irman, M.Pd., yang mewakili Rektor. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk tidak hanya memperoleh manfaat pendidikan, tetapi juga memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat.
Wakil Rektor III Dr. Irman, M.Pd. menyampaikan bahwa pemilihan Nagari Sulit Air sebagai lokasi pengabdian bukan tanpa alasan. UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebelumnya telah menjalin kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan perantau Sulit Air Sakato (SAS). Selain itu, UIN Mahmud Yunus Batusangkar juga telah beberapa kali melaksanakan kegiatan pengabdian di nagari tersebut. “Kegiatan ini tentunya bertujuan memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membawa manfaat sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat,” ujarnya.

Ketua FORMAKIP UIN Mahmud Yunus Batusangkar menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian berlangsung selama lima hari, mulai Kamis hingga Senin, 13–18 Agustus 2026, dengan melibatkan 30 mahasiswa. Beragam kegiatan telah disiapkan, di antaranya sosialisasi kampus dan motivasi pendidikan bagi siswa sekolah di Nagari Sulit Air, kegiatan keagamaan, olahraga, serta aksi bersih lingkungan. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong semangat belajar generasi muda sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.
Sementara itu, Wali Nagari Sulit Air menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FORMAKIP UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang telah memilih nagarinya sebagai lokasi pengabdian. Ia menjelaskan bahwa Nagari Sulit Air berada di kawasan pegunungan dan relatif jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Solok. Dengan memiliki 13 jorong, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengalaman, pengetahuan, dan warna baru bagi masyarakat. “Semoga mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang dimiliki di nagari kami dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, FORMAKIP UIN Mahmud Yunus Batusangkar menunjukkan bahwa masa libur semester juga dapat menjadi ruang untuk belajar, berbagi, dan mengabdi. Kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat Nagari Sulit Air diharapkan tidak berhenti selama pelaksanaan kegiatan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan yang berkualitas, lingkungan yang produktif, serta hubungan yang semakin kuat antara UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan masyarakat. Dari kampus untuk masyarakat, mahasiswa hadir membawa ilmu, kepedulian, dan aksi nyata (Doni).