Pilih Laman

EXPO Kemandirian Pesantren 2024: Langkah Nyata Menuju Pesantren Mandiri

oleh | Okt 29, 2024

157

KIsah Inspiratif

Batusangkar — Pelaksanaan Expo Kemandirian Pesantren 2024 di UIN Mahmud Yunus Batusangkar menjadi momen penting bagi pondok pesantren untuk unjuk kemampuan dalam mengelola usaha mandiri yang berdampak langsung pada kesejahteraan pesantren. Dengan dukungan program inkubasi, pesantren-pesantren dari berbagai daerah memperlihatkan pencapaian yang variatif dan penuh inspirasi.

Hasil diskusi dan laporan dari para pengelola pesantren di Expo ini menunjukkan beberapa pencapaian yang mengesankan. Ada pesantren yang telah mampu menghasilkan laba Rp 25 juta setiap bulannya, sementara yang lain berada di kisaran Rp 10 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Meski masih ada yang baru bisa menutupi biaya operasional, semua pesantren merasa bangga karena usaha yang dijalankan setidaknya terus berkembang dan terhindar dari kerugian.

Tidak hanya dari sisi finansial, beberapa pesantren juga memanfaatkan hasil usaha untuk kesejahteraan komunitas mereka. Ada yang mampu menyediakan seragam gratis bagi santri baru dan yang lainnya sudah mengalokasikan keuntungan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para Kiyai, Ustadz dan Ustadzah . Langkah-langkah ini membuktikan bahwa usaha kemandirian yang digalakkan memberikan manfaat nyata, baik bagi santri maupun tenaga pendidik di pesantren.

Salah satu contoh keberhasilan datang dari Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Padang Pariaman. Setelah empat tahun menjalankan usaha inkubasi bisnis di bidang mebel, pesantren ini berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 90 juta/ tahun. Dari hasil keuntungan selama empat tahun, mereka bahkan dapat membeli sebuah bus pariwisata seharga Rp 320 juta untuk menunjang berbagai kegiatan pesantren. Keberhasilan ini menjadi inspirasi tersendiri bagi peserta expo lainnya untuk terus mengembangkan usaha yang mandiri dan bermanfaat.

Para pimpinan pondok pesantren yang berpartisipasi menyampaikan apresiasi mendalam kepada UIN Mahmud Yunus Batusangkar atas penyelenggaraan expo yang begitu memotivasi ini. Mereka juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus diadakan di tahun-tahun mendatang untuk memacu lebih banyak pesantren berani memulai usaha mandiri. “Kita jadi terinspirasi untuk semakin mandiri,” ujar salah satu pimpinan pesantren yang merasakan langsung manfaat dari kegiatan ini.

Semangat One Pesantren One Product (OPOP) yang dicetuskan KH. Ma’ruf Amin (Wakil Presiden 2019-2024) juga menjadi visi bersama di Expo ini, di mana pesantren berkomitmen untuk mengembangkan produk unggulan masing-masing. Mulai dari produk makanan, kerajinan, hingga layanan jasa, setiap pesantren mulai menentukan arah usaha yang dapat memperkuat kemandirian mereka.

Expo Kemandirian Pesantren 2024 ini bukan hanya ajang untuk memamerkan produk-produk unggulan, tetapi juga menjadi ruang berbagi kisah sukses, kendala, dan solusi bagi pesantren untuk terus berkembang. Dengan peran UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai fasilitator, expo ini berhasil memotivasi pesantren untuk menjadi lebih mandiri dan siap bersaing di era ekonomi kreatif.