Pilih Laman

Dosen UIN MY Batusangkar Ukir Kiprah Nasional, Prof. Rahmad Hidayat Pimpin IBKPI dan Forum Pengelola Program BK PTKI Se-Indonesia 2026–2030

oleh | Sep 21, 2026

116

Jakarta — UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali memperkuat kiprah akademiknya di tingkat nasional. Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd., dosen bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) UIN Mahmud Yunus Batusangkar, dipercaya memimpin Ikatan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (IBKPI) PTKI se-Indonesia, Ketua Forum Pengelola Program BK PTKI se-Indonesia sekaligus Ketua Divisi Ikatan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (IBKPI) ABKIN untuk periode 2026–2030. Amanah tersebut diperoleh dalam rangkaian Kongres Nasional ABKIN XV Tahun 2026 yang berlangsung di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta, Rabu–Jumat (16–18/9/2026). Ketua Forum Pengelola Program BK PTKI

Kongres tersebut merupakan bagian dari rangkaian Konvensi Nasional Bimbingan dan Konseling XXV–ISCGC, Kongres Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) XV, serta Seminar dan Konferensi Internasional Bimbingan dan Konseling (ISCGC). Kegiatan mengangkat tema “Transformasi Bimbingan dan Konseling untuk Masyarakat Global yang Tangguh dan Inklusif.”

Kepercayaan kepada Prof. Rahmad menjadi kebanggaan tersendiri bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar sekaligus memperluas ruang kontribusi kampus dalam pengembangan keilmuan, organisasi profesi, dan praktik Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam di tingkat nasional.

UIN Mahmud Yunus Batusangkar mengirimkan enam dosen bidang Bimbingan dan Konseling untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut, yaitu Prof. Dr. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd., Prof. Dr. Ardimen, M.Pd., Dr. Dasril, M.Pd., Dr. Masril, M.Pd.Kons., Emiliya Hardi, M.Pd., dan Yeni Satroma Dewi, M.Pd.Kons.

Kehadiran para dosen tersebut merupakan bagian dari partisipasi akademik UIN MY dalam forum nasional yang mempertemukan para akademisi, praktisi, dan pengurus organisasi profesi Bimbingan dan Konseling dari berbagai daerah dan perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan ABKIN XV memiliki agenda yang cukup strategis. Berdasarkan materi resmi kegiatan, Kongres ABKIN diarahkan antara lain untuk mengevaluasi dan melaporkan pertanggungjawaban Pengurus Besar ABKIN, merumuskan dan menetapkan garis besar program organisasi, menetapkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta memilih dan menetapkan kepengurusan PB ABKIN periode 2026–2030.

Rangkaian kongres juga mencakup pembentukan tim formatur dan komisi-komisi, pembahasan kode etik, AD/ART, garis besar program kerja, hingga kongres divisi-divisi ABKIN. Pada 18 September 2026, agenda utama mencakup pemilihan Ketua Umum PB ABKIN periode 2026–2030 dan pembentukan berbagai perangkat organisasi.

Dalam konteks tersebut, terpilihnya Prof. Rahmad Hidayat sebagai pimpinan IBKPI PTKI sekaligus bagian dari kepengurusan divisi IBKPI ABKIN menempatkan UIN MY Batusangkar pada ruang strategis dalam pembahasan dan pengembangan arah Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam di Indonesia.

Sebagaimana tergambar dalam identitas Forum BKPI Indonesia pada materi kegiatan, IBKPI membawa semangat “Bersinergi, Berdaya, Berdampak untuk BKPI Indonesia.” Semangat tersebut menempatkan kolaborasi, penguatan kapasitas, inovasi, dan kontribusi sebagai bagian penting dari pengembangan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam.

Amanah yang diberikan kepada Prof. Rahmad Hidayat diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antar-PTKI, memperluas jejaring akademik dan profesi, serta mendorong pengembangan BKPI yang semakin responsif terhadap perubahan sosial dan kebutuhan masyarakat.

Lebih dari itu, kepemimpinan tersebut menjadi peluang bagi UIN MY Batusangkar untuk ikut berkontribusi dalam memperkuat standar keilmuan, profesionalitas, pengembangan kompetensi, serta layanan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam di tingkat nasional.

Keterlibatan enam dosen UIN MY dalam forum nasional tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan keilmuan Bimbingan dan Konseling di kampus tidak berjalan secara internal semata, tetapi terus dibangun melalui jejaring akademik dan organisasi profesi.

Bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, terpilihnya Prof. Rahmad Hidayat bukan hanya capaian personal, tetapi juga menjadi representasi kontribusi akademik UIN MY dalam pengembangan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam di Indonesia. Amanah periode 2026–2030 tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar-PTKI, mengembangkan inovasi keilmuan dan layanan BKPI, serta menghadirkan kontribusi yang berdampak bagi pendidikan dan masyarakat. (hospiburda)