Pilih Laman

Dosen UIN MY Batusangkar Raih Best Paper dan Dipercaya sebagai Reviewer pada Konferensi Hukum Islam Internasional

oleh | Jul 24, 2026

335

Makassar – Prestasi akademik kembali ditorehkan akademisi dan peneliti Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar di forum ilmiah internasional. Dosen Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah, Arifki Budia Warman, berhasil meraih penghargaan Best Paper sekaligus dipercaya sebagai reviewer pada The 6th International Conference on Islamic Family Law (ICoIFL) yang diselenggarakan Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam (PDHKI) dan The 2nd International Conference on Contemporary Islamic Law (ICoCIL) 2026.

Konferensi internasional bertema “Ecotheology and Family Law Transformation” tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar bekerja sama dengan Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam Indonesia (PDHKI) dan Asosiasi Program Studi Hukum Keluarga Islam (APHKI). Kegiatan berlangsung pada 22–24 Juli 2026 di Aryaduta Hotel Makassar dan menghadirkan akademisi, peneliti, serta praktisi hukum Islam dari berbagai negara.

Pada kesempatan tersebut, Arifki mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “Ecological Governance through Green Family Law: Lessons from Minangkabau Matrilineal System. Melalui penelitian tersebut, ia menawarkan perspektif baru mengenai pengembangan Green Family Law, yakni pendekatan hukum keluarga yang mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dengan kearifan lokal masyarakat Minangkabau. Sistem matrilineal diposisikan sebagai modal sosial yang tidak hanya mengatur hubungan kekeluargaan, tetapi juga berkontribusi terhadap tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

Atas kualitas, kebaruan gagasan, dan kontribusi ilmiahnya terhadap pengembangan hukum keluarga Islam kontemporer, artikel tersebut dinobatkan sebagai Best Paper oleh dewan ilmiah konferensi.

Selain tampil sebagai pemakalah, Arifki juga mendapat kepercayaan sebagai reviewer pada konferensi tersebut. Amanah ini menunjukkan pengakuan komunitas akademik internasional terhadap kompetensi dan rekam jejak akademiknya dalam melakukan penelaahan serta evaluasi artikel-artikel ilmiah yang berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun mancanegara.

Konferensi dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., dengan menghadirkan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai Keynote Speaker. Forum ilmiah ini juga menghadirkan para pakar hukum Islam dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Kanada, dan sejumlah negara lainnya untuk mendiskusikan berbagai isu strategis hukum keluarga Islam di era kontemporer.

Dekan Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. Nofialdi, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih Arifki menjadi bukti bahwa dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar mampu bersaing dan memperoleh pengakuan pada forum akademik internasional.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Fakultas Syariah dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Keberhasilan meraih penghargaan Best Paper sekaligus dipercaya sebagai reviewer menunjukkan kualitas akademik dosen kita semakin diakui. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, dan jejaring akademik internasional,” ungkapnya.

Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mendorong internasionalisasi perguruan tinggi melalui peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah, serta partisipasi aktif dosen pada forum akademik global. Capaian tersebut menjadi bagian dari ikhtiar universitas dalam membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional, sejalan dengan visi UIN Mahmud Yunus Batusangkar. (hospiburda)