Pilih Laman

Dosen Muda UIN Mahmud Yunus Batusangkar Menjadi Keynote Speakers Di GBMC

oleh | Agu 25, 2022

80

Penulis: Siska Mandalia S.S., M.B.A. / Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Batusangkar, Kamis/25/08-22. Berprofesi sebagai dosen tentunya tidak cukup hanya memberi kuliah di kelas kepada mahasiswa, melainkan harus memenuhi tuntutan tridarma perguruan tinggi yaitu melakukan penelitian dan pengabdian.

frasa inilah yang diungkapkan oleh seorang dosen muda Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Isalam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar yakni Siska Mandalia S.S., M.B.A. yang tampil menjadi salah satu keynote speakers “Global Business and Management Challenge (GBMC)” yang diadakan oleh Universitas Internasional Batam.

Siska Mandalia, mengatakan iya menjadi salah satu keynote speakers diacara bergensi yang diadakan oleh Kampus Universitas Internasional Batam “Global Business and Management Challenge (GBMC)”. Acara tersebut dihadiri oleh Mahasiswa dan Dosen dari 4 Negara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia dan Taiwan.

Lebih lanjut Siska Mandalia menjelaskan, iyaa memaparkan tentang Empowering Innovative Ideas to Create Business in The Digital Era dibidang Pariwisata, di hadapan dosen dan mahasiswa dari berbagai negara.

Topik ini sangat menarik karena membahas tentang transformasi digital dibidang pariwisata yang sangat relevan dengan kondisi saat sekarang ini, “ucap dosen lulusan perguruan tinggi Taiwan ini”

Acara ini juga membuktikan tindak lanjut kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar dengan Universitas Internasional Batam dan beberapa Perguruan Tinggi lainnya, “ucap dosen muda ini”

Selain itu dua dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar juga dipercaya sebagai reviewer dalam Business Proposal Competition dan Academic Essay (Tourism Topic) competition dalam acara yang sama.

Ini meruapakan bagian dari aktivitas saya sebagai dosen di UIN Mahmud Yunus Batusangkar, tentunya ini bisa membawa nama UIN Mahmud Yunus Batussangkar dalam level internasional, dan akan membawa dampak nantinya penerapan kepada mahasiswa pada jurusan Pariwisata Syariah, tutup siska”.(doni)