
Program Studi (Prodi) Manajemen Bisnis Syariah serta Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA), kembali melaksanakan Asesmen Lapangan dalam proses Akreditasi oleh LAM-EMBA. Kegiatan berlangsung pada hari Rabu, 30 Juli 2025 di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) tiba di Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada pukul 08.16 WIB dan disambut hangat oleh jajaran pimpinan universitas. Penyambutan dilakukan langsung oleh Rektor, Wakil Rektor I, II, dan III, Kepala Biro, serta jajaran pimpinan lainnya. Dalam sambutannya, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. Delmus Puneri Salim, M.A., menyampaikan harapan besar atas pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) ini.
“Kami berharap asesmen ini tidak hanya sekadar memperoleh predikat akreditasi unggul, tetapi juga menjadi momentum pendorong untuk kemajuan dan penguatan mutu program studi ke depan,” ujar Prof. Delmus.
Beliau juga menegaskan bahwa UIN MY Batusangkar senantiasa berkomitmen melakukan pengembangan, tidak hanya dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan yang memberi dampak nyata kepada masyarakat.
Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada para asesor dan mengucapkan selamat datang di Batusangkar—kota budaya yang kaya dengan peninggalan sejarah dan kearifan lokal Minangkabau.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim penyelenggara asesmen lapangan. Semoga segala usaha dan persiapan yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik,” tutupnya.
Sementara itu, salah satu asesor LAM-EMBA, Dr. Novindra, S.P., M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh UIN MY Batusangkar.
“Kami mengucapkan terimakasih atas sambutan luar biasa dari UIN Mahmud Yunus Batusangkar,” ungkapnya.
Dalam pemaparannya, Dr. Novindra menekankan pentingnya standar dalam dunia pendidikan tinggi.
“Tanpa standar yang baik, hasil yang dicapai menjadi tidak terarah. Tugas kami di LAMEMBA adalah mengonfirmasi bahwa dokumen dan pelaksanaan di lapangan telah sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan. Kami harap kerja sama dari semua pihak untuk kelancaran asesmen ini,” jelasnya.
Acara pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan asesmen lapangan, yang menjadi bagian penting dalam proses peningkatan mutu dan akreditasi institusi pendidikan tinggi (ayesha).