Pilih Laman

UIN Mahmud Yunus Batusangkar Siapkan Wajah Digital Kampus untuk AICIS+ 2026

oleh | Sep 1, 2026

35

Jakarta – Transformasi digital dalam promosi perguruan tinggi keagamaan Islam terus bergerak. Menyambut Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS+) 2026, Kementerian Agama RI mulai mematangkan konsep Pameran Galeri PTKIN berbasis digital yang akan menjadi ruang bersama bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri se-Indonesia untuk memperkenalkan keunggulan, inovasi, prestasi, dan karya sivitas akademika kepada publik.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Teknis Penyelenggaraan AICIS+ 2026 yang digelar secara daring melalui zoom meeting, selasa (1/9/2026). Rakor yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI tersebut diikuti oleh unsur Humas PTKIN se-Indonesia.

UIN Mahmud Yunus Batusangkar turut ambil bagian dalam rakor nasional tersebut melalui Katim Humas dan Keprotokolan, Hospi Burda, S.H.I., M.A. Kehadiran ini menjadi bagian dari kesiapan UIN MY Batusangkar untuk berpartisipasi dalam agenda internasional sekaligus memperkuat strategi komunikasi dan promosi institusi melalui platform digital.

Salah satu fokus utama rakor adalah penyiapan Pameran Galeri PTKIN Digital, sebuah konsep baru yang membawa promosi perguruan tinggi ke ruang virtual.

Jika pameran perguruan tinggi sebelumnya lebih banyak menggunakan stan fisik, AICIS+2026 menghadirkan pendekatan berbeda melalui lorong galeri virtual. Konsep ini memungkinkan setiap PTKIN menampilkan identitas dan berbagai keunggulannya dalam format digital yang lebih fleksibel, kreatif, dan dapat diakses lebih luas.

Bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, konsep tersebut membuka ruang baru untuk memperkenalkan berbagai capaian universitas, mulai dari program unggulan, prestasi mahasiswa dan dosen, karya akademik, inovasi, program studi, hingga berbagai aktivitas kelembagaan.

Transformasi ini sekaligus menempatkan Humas bukan hanya sebagai pengelola informasi, tetapi sebagai bagian strategis dalam membangun visibilitas dan reputasi perguruan tinggi di ruang digital.

Rakor dibuka dengan pengarahan Kasubdit pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Dr. Nur Kafid, S.Th.I., M.Sc.

Dalam arahannya, disampaikan bahwa AICIS+ merupakan ruang bersama bagi PTKIN untuk mempromosikan berbagai gagasan, inovasi, dan produk unggulan perguruan tinggi.

Melalui galeri digital, masing-masing PTKIN mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan profil institusi, produk unggulan, karya mahasiswa, inovasi, serta prestasi dosen dan sivitas akademika.

Konsep tersebut menjadikan AICIS+ tidak hanya sebagai forum akademik internasional, tetapi juga sebagai etalase digital perguruan tinggi keagamaan Islam Indonesia.

Bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, momentum ini menjadi kesempatan strategis untuk memastikan bahwa berbagai perkembangan dan capaian institusi dapat tampil dalam ruang publik yang lebih luas.

Dalam rakor tersebut, Humas PTKIN juga didorong untuk mengambil peran aktif dalam memperluas publikasi AICIS+2026 melalui kanal komunikasi dan portal resmi masing-masing perguruan tinggi.

Kolaborasi komunikasi tersebut penting agar informasi mengenai AICIS+ tidak hanya beredar di lingkungan peserta konferensi, tetapi juga menjangkau masyarakat, akademisi, mahasiswa, dan jejaring pendidikan tinggi yang lebih luas.

Bagi UIN MY Batusangkar, arahan tersebut menjadi penguatan terhadap pentingnya strategi komunikasi kelembagaan yang terintegrasi. Setiap capaian akademik perlu dikemas menjadi informasi yang mudah diakses, menarik, dan mampu memperlihatkan identitas universitas.

Dalam rakor juga dipaparkan mekanisme teknis penyelenggaraan galeri digital oleh tim teknologi informasi sebagai tuan rumah AICIS+.

Humas PTKIN akan melakukan pendaftaran melalui sistem AICIS+. Setelah proses login, setiap peserta memperoleh dashboard masing-masing untuk mengunggah atau submit materi berupa video.

Sistem tersebut juga menyediakan fitur drafting sehingga materi dapat dipersiapkan secara bertahap sebelum dikirimkan. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, panitia menyediakan Help Center dan layanan live chat bagi peserta yang mengalami kendala teknis.

Dengan sistem tersebut, partisipasi PTKIN dalam galeri digital diharapkan dapat dipersiapkan secara lebih terstruktur dan menghasilkan materi promosi yang representatif.

Keikutsertaan UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam rakor ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan materi yang akan merepresentasikan wajah universitas dalam Galeri PTKIN Digital AICIS Plus 2026.

Momentum tersebut sekaligus mempertegas arah komunikasi UIN MY Batusangkar yang semakin berorientasi pada digitalisasi, visibilitas global, dan penguatan branding institusi.

Di tengah kompetisi perguruan tinggi yang semakin terbuka, keberadaan sebuah universitas tidak cukup hanya dengan memiliki berbagai capaian. Capaian tersebut harus mampu dikomunikasikan, ditampilkan, dan dikenal oleh publik secara luas.

Melalui galeri digital, UIN Mahmud Yunus Batusangkar tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi berkesempatan memperlihatkan wajah UIN MY Batusangkar, apa yang telah dicapai, inovasi apa yang dikembangkan, dan kontribusi apa yang diberikan bagi pendidikan Islam serta masyarakat. (hospiburda)