
Batusangkar – Setiap pengabdian memiliki waktunya, tetapi jejak kebaikan yang ditinggalkan tidak pernah benar-benar berakhir. Pesan itulah yang terasa dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Senin (17/8/2026), ketika lima ASN yang memasuki masa purnabakti secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun. Kelima ASN tersebut adalah Yarman, S.Ag., M.A., Drs. Afwadi, Zeni Eliza, Dona Marlina, S.E., dan Dr. Novia Nengsih, S.E.I., M.A.E.K.
Penyerahan SK Pensiun menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian upacara yang berlangsung khidmat di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Di tengah suasana peringatan kemerdekaan dan kibaran Merah Putih, institusi memberikan penghormatan kepada mereka yang telah menyelesaikan salah satu fase penting dalam perjalanan pengabdiannya sebagai ASN.
Bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, purnabakti bukan sekadar berakhirnya kewajiban kedinasan. Di balik setiap nama terdapat tahun-tahun pengabdian, pengalaman, kerja keras, loyalitas, dan kontribusi yang menjadi bagian dari perjalanan panjang institusi.
Penyerahan SK Pensiun menjadi simbol bahwa sebuah fase pengabdian telah dituntaskan dengan penuh kehormatan. Setelah bertahun-tahun menjalankan tugas sebagai ASN, kelima penerima SK kini memasuki babak kehidupan yang baru.
Pengalaman, pengetahuan, keteladanan, dan nilai-nilai pengabdian yang telah dibangun selama berada di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar tetap menjadi bagian dari kekayaan institusi dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, momentum purnabakti menjadi ruang untuk menghargai masa lalu sekaligus menyambut masa depan.
Perjalanan sebuah perguruan tinggi tidak hanya dibangun oleh kebijakan dan program besar. Di balik setiap perkembangan institusi terdapat orang-orang yang bekerja secara konsisten, menjalankan tugas, melayani mahasiswa, mendukung proses akademik, dan memastikan roda organisasi terus bergerak.
Kontribusi mereka, sekecil apa pun bentuknya, telah menjadi bagian dari proses yang mengantarkan UIN Mahmud Yunus Batusangkar hingga berada pada tahap perkembangan seperti sekarang.
Karena itu, purnabakti bukan hanya momentum administratif, tetapi juga momentum institusional untuk mengenang jasa dan memberikan penghormatan kepada insan yang telah menjadi bagian dari perjalanan kampus.
Bagi generasi ASN yang masih aktif, purnabakti lima pegawai tersebut menghadirkan pesan penting bahwa setiap masa kerja pada akhirnya akan sampai pada titik akhir. Yang akan tetap dikenang bukan sekadar jabatan yang pernah diemban, tetapi cara seseorang menjalankan amanah selama berada di dalamnya.
Integritas, kedisiplinan, loyalitas, profesionalisme, dan hubungan baik dengan sesama merupakan warisan yang jauh lebih panjang daripada masa kedinasan itu sendiri.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan kemerdekaan yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya: setiap orang memiliki waktunya untuk mengabdi, dan setiap pengabdian memiliki nilai bagi perjalanan bangsa.

UIN Mahmud Yunus Batusangkar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yarman, S.Ag., M.A.; Drs. Afwadi; Zeni Eliza; Dona Marlina, S.E.; dan Dr. Novia Nengsih, S.E.I., M.A.E.K. atas pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai ASN.
Pemberian SK Pensiun dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi simbol bahwa pengabdian mereka telah dituntaskan, tetapi jejaknya tetap menjadi bagian dari perjalanan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Selamat memasuki masa purnabakti. Semoga babak kehidupan berikutnya dipenuhi kesehatan, kebahagiaan, keberkahan, serta kesempatan untuk terus memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. (hospiburda)