BATUSANGKAR — Menjelang pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2026 yang dijadwalkan pada 26–28 Agustus 2026, UIN Mahmud Yunus Batusangkar melalui Klinik UIN Mahmud Yunus Batusangkar melaksanakan tes kesehatan dan narkoba bagi seluruh mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Klinik UIN Mahmud Yunus Batusangkar Kampus 1 ini berlangsung mulai Kamis (6/8) hingga Jumat (14/8) 2026.

Pelaksanaan tes kesehatan dan narkoba tersebut merupakan bagian dari upaya UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam memastikan mahasiswa baru memiliki kesiapan kesehatan, baik secara fisik maupun mental, sebelum memasuki lingkungan akademik. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan kampus yang sehat, aman, serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan tersebut mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Nomor 2939 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Karena itu, seluruh mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 diwajibkan mengikuti pemeriksaan sebagai bagian dari kesiapan sebelum mengikuti PBAK dan memulai proses perkuliahan.

Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D., mengatakan pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memetakan kondisi mahasiswa baru, khususnya terkait keterlibatan dengan narkoba serta kondisi kesehatan mental. “Ini bertujuan agar mahasiswa bisa kita petakan bebas dari keterlibatan dengan narkoba. Kemudian juga ada pemetaan kesehatan mental mahasiswa,” ujarnya.

Menurutnya, pemetaan tersebut penting dilakukan sejak awal agar perguruan tinggi memiliki gambaran kondisi mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik. “Karena menjadi dasar mereka untuk ikut Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK),” tegasnya. Pemeriksaan kesehatan dan narkoba diharapkan tidak hanya menjadi tahapan administratif, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian kampus terhadap keberlangsungan studi dan kesejahteraan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, UIN Mahmud Yunus Batusangkar menegaskan komitmennya menghadirkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika. Dengan kesiapan kesehatan fisik dan mental yang terpetakan sejak awal, mahasiswa baru diharapkan dapat mengikuti PBAK dengan baik dan selanjutnya menjalani proses perkuliahan secara optimal, berintegritas, serta siap berkembang sebagai generasi akademisi yang unggul.