Pilih Laman

Asesmen Lapangan LAMDIK Dimulai, Rektor: PAI adalah Prodi Tertua dan Identitas Kampus

oleh | Jul 10, 2026

252

Batusangkar – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar menjalani Asesmen Lapangan (AL) akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Jumat (10/7/2026), di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Lantai IV Kampus II. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Juli 2026, menjadi tahapan penting dalam memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan sekaligus memperkuat komitmen universitas terhadap budaya kualitas yang berkelanjutan.

Asesmen dilaksanakan oleh dua asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Syaiful Annur, M.Pd.I. dari UIN Raden Fatah Palembang dan Prof. Dr. H. Deden Makbuloh, S.Ag., M.Ag. dari UIN Raden Intan Lampung. Pembukaan asesmen dihadiri Rektor, para Warek, Ka.Biro UAPK, Dekan dan Direktur, Ketua Lembaga, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra pengguna lulusan.

Membuka kegiatan secara resmi, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D. menegaskan bahwa Program Studi Pendidikan Agama Islam memiliki arti yang sangat penting dalam perjalanan dan jati diri kampus ini.

Menurut Rektor, “Program Studi PAI bukan sekadar salah satu program studi di UIN Mahmud Yunus Batusangkar, tetapi merupakan fondasi sejarah dan identitas kampus ini. PAI merupakan program studi tertua sekaligus embrio lahirnya institusi yang kini berkembang menjadi UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Karena itu, keberadaan PAI tidak hanya merepresentasikan penyelenggaraan pendidikan tinggi keagamaan Islam, tetapi juga menjadi identitas akademik kampus” ujarnya.

Selanjutnya beliau menegaskan “Kampus ini diberi nama Mahmud Yunus sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh besar pendidikan Islam Indonesia yang berasal dari Batusangkar. Semangat pembaruan pendidikan yang diwariskan beliau menjadi inspirasi dalam membangun UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing,” ungkap Rektor.

Rektor berharap asesmen lapangan ini menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai inovasi yang telah dilakukan Program Studi PAI. Menurutnya, seluruh sivitas akademika telah berkomitmen memberikan yang terbaik dalam proses akreditasi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Sementara itu, salah seorang tim asesor, Prof. Dr. Syaiful Annur, M.Pd.I. menjelaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar tahapan administratif, melainkan proses verifikasi terhadap seluruh data yang telah disampaikan Program Studi melalui dokumen akreditasi.

“Kami telah membaca, mempelajari, dan memahami dokumen borang yang dikirimkan sebelumnya. Kehadiran kami dalam asesmen lapangan ini bertujuan melakukan check and balance, yakni memastikan kesesuaian antara data yang tertuang dalam dokumen dengan implementasi yang berlangsung di lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses asesmen dilaksanakan secara objektif berdasarkan instrumen LAMDIK. Karena itu, tim asesor berharap seluruh pihak dapat memberikan informasi yang valid dan terbuka sehingga hasil asesmen benar-benar mencerminkan kondisi Program Studi Pendidikan Agama Islam secara utuh.

Selama tiga hari pelaksanaan asesmen, tim asesor akan melakukan telaah terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Program Studi, mulai dari tata pamong dan tata kelola, kualitas dosen dan tenaga kependidikan, kurikulum dan proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, luaran tridharma, hingga sarana prasarana pendukung. Tim asesor juga dijadwalkan melakukan wawancara dengan pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kinerja Program Studi.

Asesmen lapangan ini menjadi momentum penting bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk meneguhkan budaya mutu serta menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan masyarakat. Melalui proses ini, universitas berharap Program Studi PAI terus meningkatkan reputasi akademiknya sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu program studi unggulan yang menjadi kebanggaan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. (hospiburda)