Pilih Laman

UIN Mahmud Yunus Batusangkar Bersiap Gelar Pengukuhan Enam Guru Besar

oleh | Jul 7, 2026

192

Batusangkar – Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar akan menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dan Milad ke-29 UIN Mahmud Yunus Batusangkar, rabu (8/7/2026) di Auditorium Kampus II. Momentum akademik ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan kampus, sekaligus menandai semakin kokohnya kiprah UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai perguruan tinggi Islam yang terus berkembang dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, UIN Mahmud Yunus Batusangkar akan mengukuhkan enam orang guru besar dari berbagai disiplin ilmu. Pengukuhan ini menjadi capaian strategis dalam penguatan sumber daya akademik sekaligus peningkatan reputasi kelembagaan di tingkat nasional maupun internasional.

Adapun enam akademisi yang akan dikukuhkan sebagai Guru Besar adalah:

  1. Prof. Dr. H. Asmendri, M.Pd. Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan.
  2. Prof. Dr. H. Rizal, M.Ag., CRP., S.S. Guru Besar Bidang Hukum Ekonomi Syariah.
  3. Prof. Dr. Hj. Irma Suryani, M.H., C.Me. Guru Besar Bidang Hukum Keluarga Islam.
  4. Prof. Dr. H. Zulkifli, M.A. Guru Besar Bidang Filsafat Hukum Islam.
  5. Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd. Guru Besar Bidang Bimbingan dan Konseling Islam.
  6. Prof. Dr. Nofialdi, M.Ag. Guru Besar Bidang Ushul Fiqh.

Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D., menyampaikan bahwa pengukuhan enam guru besar ini merupakan anugerah sekaligus kebanggaan bagi seluruh keluarga besar UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Menurut Rektor, kehadiran guru besar bukan hanya menambah jumlah profesor di lingkungan kampus, tetapi juga memperkuat kapasitas akademik, memperluas jejaring keilmuan, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan umat, bangsa, dan kemanusiaan melalui riset dan inovasi.

“Pengukuhan enam guru besar ini merupakan momentum bersejarah bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Guru besar adalah puncak karier akademik yang lahir melalui dedikasi panjang dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Kehadiran mereka akan menjadi energi baru dalam memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta mengakselerasi reputasi UIN Mahmud Yunus Batusangkar di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Rektor.

Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, mitra kerja, serta masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan Milad ke-29 UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang dirangkaikan dengan pengukuhan guru besar tersebut.

“Momentum ini bukan hanya milik enam profesor yang akan dikukuhkan, tetapi merupakan kebanggaan seluruh keluarga besar UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kami mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan para mitra untuk hadir serta memberikan doa dan dukungan, sehingga kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan melahirkan karya-karya akademik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ajaknya.

Rapat Senat Terbuka tersebut diproyeksikan menjadi salah satu agenda akademik terbesar UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada tahun 2026. Selain menjadi puncak penghormatan kepada para profesor baru, kegiatan ini juga menjadi bagian dari refleksi perjalanan 29 tahun pengabdian UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam membangun pendidikan tinggi Islam yang unggul, moderat, inovatif, dan berdaya saing global sesuai dengan visinya “Integratif Interkonektif dalam Keilmuan, Berkearifan Lokal, dan Bereputasi Global”.

Melalui pengukuhan enam guru besar sekaligus peringatan Milad ke-29, UIN Mahmud Yunus Batusangkar menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan moderasi beragama, dan penghasil sumber daya manusia berkualitas yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan peradaban. (hospiburda)