
Batusangkar – Program Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menorehkan sejarah akademik dengan melahirkan doktor kelima sejak program doktoral dibuka. James Rischi resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor, Kamis (2/7/2026) di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Lantai IV Kampus II UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Keberhasilan ini semakin memperkuat eksistensi Program Doktor Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai institusi yang terus melahirkan lulusan berkualitas pada jenjang pendidikan tertinggi. Sebelumnya, program doktor telah meluluskan Dr. Desmita, Dr. Reni Susanti, Dr. Hj. Yustiloviani, M.Ag., dan Dr. Syamsul Bahri, sehingga James Rischi tercatat sebagai doktor kelima yang dihasilkan oleh UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Dalam sidang terbuka tersebut, James Rischi mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model TBD (Tanggung Jawab Tanpa Diminta, Bekerja Tanpa Diperintah, Disiplin Tanpa Diawasi) untuk Peningkatan Kinerja Petugas Pemasyarakatan Berbasis Nilai-Nilai Islam.”
Disertasi tersebut menawarkan sebuah model pengembangan kinerja aparatur pemasyarakatan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan budaya kerja. Model TBD menekankan pentingnya tumbuhnya kesadaran intrinsik dalam menjalankan tugas, sehingga setiap petugas memiliki tanggung jawab, etos kerja, dan kedisiplinan yang lahir dari nilai-nilai moral serta ajaran Islam, bukan semata-mata karena adanya pengawasan maupun instruksi atasan.
Menurut promovendus, nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, integritas, disiplin, dan tanggung jawab dapat menjadi fondasi dalam membangun budaya organisasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Ujian terbuka berlangsung secara akademis, objektif, dan konstruktif di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D. sebagai Ketua Sidang, Dr. Sirajul Munir, M.Pd. sebagai Wakil Ketua Sidang, serta Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc. sebagai Sekretaris Sidang sekaligus Promotor.
Turut hadir sebagai tim pembimbing Dr. Muhammad Fazis, M.A. selaku Co-Promotor I dan Dr. Jamilus, M.Pd. selaku Co-Promotor II. Adapun tim penguji terdiri atas Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd. sebagai Penguji Internal dan Dr. Julhadi, M.A. sebagai Penguji Eksternal.
Selama ujian berlangsung, dewan penguji memberikan berbagai pertanyaan, masukan, serta pendalaman terhadap aspek konseptual, metodologis, hingga implikasi praktis dari model TBD yang dikembangkan dalam disertasi tersebut. Promovendus mampu mempertahankan argumentasi ilmiahnya dengan baik hingga akhirnya dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor.
Capaian ini menjadi bukti semakin matangnya tradisi akademik Program Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam menghasilkan karya-karya ilmiah yang tidak hanya memiliki kontribusi teoritis, tetapi juga menawarkan solusi terhadap persoalan nyata di tengah masyarakat dan institusi pemerintahan.
Ketua Program Studi Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Ujian Terbuka Promosi Doktor Batch I Tahun 2026 yang berhasil melahirkan lima doktor pertama pada gelombang tersebut.
“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kami mengucapkan selamat kepada seluruh promovendus yang telah berhasil menyelesaikan tahapan akademik tertinggi dan resmi menyandang gelar doktor. Keberhasilan ini merupakan capaian penting, tidak hanya bagi para doktor baru, tetapi juga menjadi tonggak penguatan kualitas akademik Program Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar,” ungkap Prof. Rahmad.
Ia menjelaskan bahwa pada Batch I Program Doktor Studi Islam telah berhasil meluluskan lima doktor, yakni Dr. Desmita, Dr. Reni Susanti, Dr. Hj. Yustiloviani, M.Ag., Dr. Syamsul Bahri, dan Dr. James Rischi. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa Program Doktor UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus berkembang dengan menghasilkan disertasi-disertasi yang memiliki kontribusi ilmiah, inovatif, dan relevan terhadap pengembangan keilmuan maupun penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
Lebih lanjut, Prof. Rahmad mengungkapkan bahwa Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar telah mempersiapkan pelaksanaan Ujian Terbuka Promosi Doktor Batch II yang dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat.
“Insya Allah, dalam waktu dekat kami kembali akan menyelenggarakan Ujian Terbuka Promosi Doktor Batch II. Hal ini menunjukkan bahwa budaya akademik di Program Doktor terus tumbuh secara berkelanjutan, sekaligus menjadi bukti komitmen Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam melahirkan doktor-doktor yang memiliki integritas akademik, kapasitas keilmuan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, umat, dan bangsa,” tutupnya
Dengan bertambahnya lulusan doktor, UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu mengintegrasikan keilmuan Islam dengan berbagai disiplin ilmu serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui riset yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. (hospiburda)