Pilih Laman

UIN Mahmud Yunus Batusangkar Perkuat Reputasi Internasional melalui Academic Mobility, Research, dan Internship di Malaysia

oleh | Jun 29, 2026

230

Malaysia — Komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam memperluas jejaring internasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan International Academic Mobility, Internship, and Research 2026 yang diinisiasi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD). Program akademik berskala internasional tersebut akan berlangsung di Yayasan Perguruan Ad-Din, Kota Ipoh, Negara Bagian Perak, Malaysia, mulai 29 Juni hingga 23 Juli 2026.

Program ini menjadi salah satu agenda strategis internasionalisasi kampus yang tidak hanya mengirim mahasiswa mengikuti magang luar negeri, tetapi juga mengintegrasikan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam satu ekosistem kolaborasi internasional. Dosen dan mahasiswa akan bersama-sama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, penelitian kolaboratif, diseminasi ilmu pengetahuan, serta magang akademik di lembaga pendidikan mitra di Malaysia.

Melalui program ini, UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang terus memperluas jejaring akademik global sekaligus menghadirkan pengalaman belajar internasional bagi sivitas akademika.

Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dr. Wahidah Fitriani, S.Psi., MA. menyampaikan bahwa International Academic Mobility merupakan salah satu langkah nyata fakultas dalam mendukung kebijakan internasionalisasi UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

“Internasionalisasi tidak hanya dimaknai sebagai mobilitas mahasiswa ke luar negeri, tetapi bagaimana nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat diimplementasikan secara nyata melalui kolaborasi lintas negara. Karena itu, program ini mengintegrasikan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pertukaran pengalaman akademik dalam satu kegiatan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Berbeda dengan program mobilitas akademik pada umumnya, kegiatan tahun ini menggabungkan empat program strategis sekaligus, yaitu:

  1. International Community Engagement (Pengabdian kepada Masyarakat);
  2. International Internship (Magang Internasional);
  3. Collaborative Research (Penelitian Kolaboratif Internasional);
  4. Knowledge Dissemination (Diseminasi Pengetahuan oleh Dosen).

Keempat program tersebut dilaksanakan secara terpadu di lingkungan Yayasan Perguruan Ad-Din Malaysia, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik lapangan, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas akademik, sosial, dan pengembangan masyarakat pada tingkat internasional.

Sementara itu, dosen FUAD akan melaksanakan kegiatan penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, serta forum akademik internasional pada 29–30 Juni 2026, sedangkan mahasiswa akan mengikuti program magang dan pengabdian masyarakat selama hampir satu bulan, mulai 29 Juni hingga 23 Juli 2026.

Tidak hanya melaksanakan kegiatan akademik, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU/MoA) antara Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar dengan Yayasan Perguruan Ad-Din Malaysia.

Kerja sama tersebut menjadi fondasi pengembangan kolaborasi jangka panjang dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, publikasi ilmiah internasional, hingga pengembangan kurikulum berbasis jejaring global.

Program ini sekaligus menjadi bukti konsistensi FUAD dalam membangun budaya akademik bertaraf internasional. Setelah sukses menyelenggarakan program serupa pada tahun sebelumnya, pelaksanaan International Academic Mobility, Internship, and Research 2026 menandai semakin kuatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kualitas akademik UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Lebih dari sekadar mobilitas internasional, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi global, pengalaman lintas budaya, kemampuan adaptasi internasional, serta daya saing di tingkat regional maupun dunia, tanpa meninggalkan karakter keislaman, keilmuan, dan nilai-nilai moderasi beragama yang menjadi identitas perguruan tinggi. Melalui penguatan kolaborasi internasional yang berkelanjutan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus mempertegas transformasinya sebagai kampus Islam yang unggul, kampus yang bervisi integratif interkonektif dalam keilmuan, berkearifan lokal dan bereputasi global. (hospiburda)