Pilih Laman

UIN Mahmud Yunus Batusangkar Gelar FGD dengan Prof. Fasli Jalal, Bahas 4 Isu Krusial Kementerian Agama dalam Perspektif Akademik

oleh | Mar 9, 2026

285

Batusangkar – Bahas isu krusial, UIN Mahmud Yunus Batusangkar gelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. Penasehat Ahli Kementerian Agama Republik Indonesia sekaligus Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Bahas sejumlah isu strategis yang menjadi program prioritas Kementerian Agama RI. Senin (9/3/2026)

Empat isu krusial yang di bahas dalam FGD ini, yakni Kurikulum Cinta, Ekoteologi, penguatan Badan Penasehat, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4), serta implementasi nilai ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah) yang menjadi landasan sosial budaya masyarakat di Sumatera Barat.

Dalam arahannya, Prof. Fasli Jalal mendorong UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk menghadirkan berbagai terobosan akademik dan program inovatif dalam merespons isu-isu tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis dalam mengembangkan gagasan, penelitian, serta model implementasi kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Empat isu ini merupakan bagian dari program utama Kementerian Agama RI. Perguruan tinggi, khususnya UIN Mahmud Yunus Batusangkar, diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan pendekatan baru yang dapat memperkuat implementasinya di tengah masyarakat,” ungkap Prof. Fasli Jalal.

Sebagai putra daerah Kabupaten Tanah Datar, Prof. Fasli Jalal juga menyatakan komitmennya untuk mendampingi penguatan program-program Kementerian Agama di Sumatera Barat, terutama dalam pengembangan Kurikulum Cinta, konsep Ekoteologi, serta revitalisasi peran BP4 dalam membangun ketahanan keluarga.

Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Delmus Puneri Salim Ph.D, menegaskan untuk menindaklanjuti berbagai gagasan strategis melalui program konkret, termasuk mengarahkan penelitian dosen, penguatan kajian akademik, serta pengembangan program pendampingan kepada masyarakat.

Melalui langkah tersebut, UIN Mahmud Yunus Batusangkar diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung kebijakan dan program strategis Kementerian Agama Republik Indonesia, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Senat, Kepala Biro AUPK, pimpinan lembaga, Satuan Pengawas Internal (SPI), Tim Perencanaan, serta Kepala Bagian Umum.