Pilih Laman

Dirjen Pendis Tutup Konsolidasi Nasional SPAN-PTKIN 2026, UIN Mahmud Yunus Batusangkar Ambil Peran Strategis

oleh | Feb 13, 2026

75

Surabaya — Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag., secara resmi menutup kegiatan Konsolidasi Strategi Publikasi SPAN-PTKIN serta Pengembangan Konstruk dan Framework UM-PTKIN 2026 di Hotel DoubleTree by Hilton, Surabaya, Jumat (13/02). Dalam arahannya, Dirjen Pendis menekankan bahwa efektivitas branding Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sangat bergantung pada keberanian institusi dalam menerapkan model peran atau rule model yang kuat guna menciptakan dampak nyata di tengah masyarakat.

Berdasarkan laporan Ketua Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru, Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I, proses pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) tahun ini berjalan lancar dengan peningkatan signifikan mencapai 14.378 sekolah, melampaui angka tahun 2025 yang tercatat sebanyak 13.438. Lonjakan animo ini dinilai sebagai sinyal positif bahwa kepercayaan publik terhadap PTKIN sebagai institusi pencetak SDM unggul terus menguat.

Ketua Forum Rektor PTKIN, Prof. Dr. Masnun Tahir, M.Ag menekankan pentingnya the power of humas dalam membangun daya saing PTKIN. Menurutnya, PTKIN harus beralih dari sekadar slogan menjadi penguatan distinctive value atau keunggulan inti program studi.

“Gen Z berbicara dalam bahasa peluang. PTKIN tidak bisa lagi hanya normatif,” tegasnya.

Dalam forum strategis nasional tersebut, Ketua Tim Humas UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Hospi Burda, SHI., MA, turut hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran ini menegaskan komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam menyelaraskan strategi publikasi dan branding kampus dengan arah kebijakan nasional PTKIN 2026.

Partisipasi aktif ini menjadi bagian dari langkah UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam memperkuat komunikasi publik berbasis data, peluang, dan keunggulan program studi, sejalan dengan transformasi strategi publikasi PTKIN di tingkat nasional. (hospiburda)