
Batusangkar — Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar menerima kunjungan edukatif dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Agam, rabu (21/01/2026). Kunjungan ini diikuti langsung oleh Kepala MAN 2 Agam, Azizul Hayati, M.Pd, didampingi para wakil kepala madrasah serta 98 orang siswa kelas XII.
Rombongan MAN 2 Agam disambut secara resmi oleh Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D., bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta jajaran lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus memberikan motivasi kuat kepada para siswa kelas XII agar berani melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Menurutnya, madrasah aliyah merupakan pijakan awal yang sangat baik untuk menapaki masa depan yang lebih luas melalui pendidikan tinggi.
“Jangan berhenti di MAN saja. Pendidikan tinggi adalah ruang untuk memperluas wawasan, membangun karakter, dan menyiapkan masa depan. Anak-anak MAN memiliki modal keilmuan dan spiritual yang kuat untuk bersaing di perguruan tinggi,” pesan Prof. Delmus di hadapan para siswa.
Ia juga menegaskan bahwa UIN Mahmud Yunus Batusangkar membuka peluang luas bagi lulusan madrasah untuk berkembang, baik melalui program akademik, pembinaan kemahasiswaan, riset, maupun kegiatan penguatan karakter dan kepemimpinan.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Agam, Azizul Hayati, M.Pd, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang kehidupan kampus serta memotivasi mereka agar memiliki orientasi masa depan yang jelas setelah lulus.
“Kami ingin siswa MAN 2 Agam tidak ragu melanjutkan studi. Dengan berkunjung langsung ke UIN Mahmud Yunus Batusangkar, mereka bisa melihat dan merasakan atmosfer perguruan tinggi secara nyata,” ujarnya.
Antusiasme juga tampak dari para siswa. Salah seorang siswa kelas XII menyampaikan bahwa kunjungan tersebut membuka wawasan dan menumbuhkan semangat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami jadi lebih termotivasi untuk kuliah. Penjelasan dari Rektor dan pimpinan kampus membuat kami yakin bahwa melanjutkan studi adalah langkah penting untuk masa depan,” ungkapnya.
Kegiatan kunjungan edukatif ini diisi dengan sesi pengenalan kampus, dialog interaktif, serta pemaparan peluang studi dan kehidupan kemahasiswaan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Diharapkan, kunjungan ini dapat menjadi inspirasi bagi para siswa MAN 2 Agam untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mempersiapkan diri sebagai generasi intelektual Muslim yang unggul dan berdaya saing. (hospiburda)