Pilih Laman

Kupas Tuntas Riset Berkualitas: Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar Jadi Pembicara Nasional di IAIN Kendari

oleh | Okt 13, 2025

260

Kendari – Arifki Budia Warman, M.H., dosen muda sekaligus Ketua Program Studi Hukum Keluarga UIN Mahmud Yunus Batusangkar, tampil sebagai pembicara dalam kegiatan nasional Pendampingan LITAPDIMAS Berbasis Outcome yang diselenggarakan oleh LP2M IAIN Kendari. Kegiatan ini digelar pada 9–11 Oktober 2025 bertempat di Aula Mini Pascasarjana IAIN Kendari.

Dengan mengangkat tema “Meracik Judul dan Konten Riset yang Berterima di Jurnal Internasional Bereputasi”, acara ini dihadiri dosen dan peneliti dari IAIN Kendari, Kehadiran Arifki disambut antusias karena kiprahnya yang dikenal luas di bidang publikasi ilmiah, baik sebagai penulis, reviewer, maupun editor jurnal bereputasi.

Arifki, yang juga menjabat sebagai Managing Editor JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) – jurnal yang telah terindeks Scopus Q1 dengan SJR 1,29 – membagikan strategi praktis dalam menyusun riset berkualitas tinggi. Ia menekankan bahwa kualitas metodologi adalah inti dari riset yang layak publikasi. “Nyawa dari publikasi adalah riset. Nyawa dari riset adalah metode,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Dalam paparannya, Arifki juga mengajak para peserta untuk berani mengangkat isu-isu lokal dengan pendekatan global. Menurutnya, kekuatan narasi dan kejelasan fokus penelitian menjadi kunci utama agar tulisan bisa diterima di jurnal internasional bereputasi. “Bukan hanya soal bahasa, tapi soal gagasan dan kontribusi ilmiah,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari peserta. Ketua LPPM IAIN Kendari yang turut hadir mengungkapkan apresiasinya atas ilmu yang disampaikan Arifki. “Materi yang diberikan sangat aplikatif dan membuka wawasan kami. Ini bekal penting untuk menghasilkan riset yang berdampak dan bisa bersaing secara global,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, LP2M IAIN Kendari berharap semakin banyak dosen dan peneliti yang mampu memproduksi karya ilmiah berkualitas tinggi dan menembus jurnal bereputasi internasional. Kolaborasi dan penguatan kapasitas riset pun diharapkan terus berlanjut demi kemajuan keilmuan di lingkungan perguruan tinggi Islam. (doni)