
Batusangkar – Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menyelenggarakan Kuliah Pascasarjana (KuPas #002) secara blended learning, rabu 19/02/2025. Kali ini menghadirkan Dr. Sirajul Munir, M.Pd sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Membaca dan Menulis: Warisan Luhur Para Ulama”, yang mengangkat pentingnya literasi sebagai pilar utama dalam pengembangan keilmuan Islam dan akademik secara luas.
Dalam paparannya, Dr. Sirajul Munir yang juga Wakil Direktur Pascasarjana menyampaikan beberapa pokok pikiran utama, di antaranya:
- Tradisi Literasi dalam Sejarah Islam: Bagaimana para ulama terdahulu menjadikan membaca dan menulis sebagai ibadah sekaligus sarana utama dalam melestarikan ilmu dan membangun peradaban.
- Urgensi Menulis sebagai Amal Jariyah dan juga tradisi Ulama: Karya tulis yang bermanfaat akan menjadi ladang pahala yang terus mengalir, sebagaimana banyak kitab klasik yang masih menjadi rujukan hingga saat ini.
- Menghidupkan Budaya Riset dan Kritis: Mahasiswa Pascasarjana harus terlatih untuk berpikir kritis, melakukan riset mendalam, dan menuangkannya dalam bentuk karya ilmiah yang berkualitas.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pascasarjana yang terus menginisiasi ruang diskusi ilmiah yang produktif. “Tradisi keilmuan yang kuat harus dibangun dari semangat kolaborasi dan keterbukaan berpikir. Kegiatan seperti KuPas ini menjadi momentum penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa,” ujar beliau.
Beliau juga berharap agar kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi dapat melahirkan lebih banyak karya ilmiah yang berkontribusi nyata bagi kemajuan keilmuan Islam dan pengembangan Kampus. “Semoga diskusi ini menginspirasi mahasiswa untuk terus membaca, menulis, dan mengukir prestasi, sehingga Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar dapat menjadi pusat kajian yang berwibawa dan berdampak luas,” tambahnya.
Diskusi KuPas yang sangat menarik ini dipandu oleh Ahmad Salman Farid, mahasiswa Program Doktoral. Dengan gaya yang interaktif, beliau berhasil mengarahkan jalannya diskusi sehingga peserta aktif berdialog, mengajukan pertanyaan kritis, dan mendiskusikan relevansi literasi dalam berbagai bidang keilmuan Islam.
Dengan materi yang kaya dan diskusi yang dinamis, KuPas #002 menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa untuk mendalami makna literasi dalam Islam, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun atmosfer akademik yang unggul dan berintegritas.
Di sela-sela kegiatan, Ketua HMPS Pascasarjana, Hospi Burda, menyatakan bahwa “keberhasilan penyelenggaraan KuPas #002 merupakan hasil dukungan penuh dari pimpinan Pascasarjana dan jajaran, Pengurus HMPS, serta partisipasi aktif seluruh mahasiswa Program Doktoral dan Magister”. Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus menghidupkan budaya diskusi ilmiah sebagai sarana penguatan kapasitas akademik dan spiritual.(HB/Humas)