Pilih Laman

UIN MY Batusangkar Apresiasi 6 Lulusan dan 18 Peneliti Terbaik pada Wisuda ke-60

oleh | Sep 24, 2026

153

Batusangkar — Wisuda ke-60 Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tidak hanya menjadi momentum pengukuhan 998 Wisudawan, tetapi juga menjadi panggung apresiasi bagi mahasiswa yang mencatatkan prestasi akademik dan menghasilkan karya penelitian terbaik. Melalui Keputusan Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar tentang Lulusan Terbaik Pascasarjana dan Sarjana Wisuda ke-60 Tahun 2026 tang dilaksankaan (22-23/9/2026), telah ditetapkan enam lulusan terbaik dari jenjang doktor, magister, dan sarjana. Sementara pada kategori penelitian, universitas menetapkan 18 peneliti terbaik dari Pascasarjana dan empat fakultas.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari komitmen UIN MY Batusangkar dalam membangun budaya akademik yang tidak hanya mengapresiasi capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga mendorong mahasiswa menghasilkan penelitian yang relevan dan berkualitas. Enam lulusan terbaik yang ditetapkan UIN Mahmud Yunus Batusangkar adalah:

  1. Desmita,  Program Doktor Studi Islam, Pascasarjana, dengan IPK 4,00 dan predikat Dengan Pujian.
  2. Damri, Program Magister Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana, dengan IPK 3,99 dan predikat Dengan Pujian.
  3. Isyatur Radhiyah, Program S1 Bimbingan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, dengan IPK 3,96 dan predikat Dengan Pujian.
  4. Fadilah Juniati Putri,  Program S1 Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, dengan IPK 3,83 dan predikat Dengan Pujian.
  5. Refa Yulia, Program S1 Pemikiran Politik Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, dengan IPK 3,93 dan predikat Dengan Pujian.
  6. Roza Permata Sari, Program S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dengan IPK 3,92 dan predikat Dengan Pujian.

Keenam lulusan tersebut merepresentasikan beragam rumpun keilmuan yang dikembangkan di UIN MY Batusangkar, mulai dari studi Islam, pendidikan, hukum, politik Islam, hingga ekonomi dan perbankan syariah.

Selain lulusan terbaik, UIN MY Batusangkar juga memberikan apresiasi kepada 18 mahasiswa dengan penelitian terbaik. Penetapan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan motivasi dan mutu penelitian mahasiswa.

Pascasarjana

  1. Syamsul Bahri, Peringkat 1 Program S3 Studi Islam. Penelitian: “Mediasi Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Kelas IB dalam Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Padang.”
  2. Yustiloviani, Peringkat 2 Program S3 Studi Islam. Penelitian: “Rekonstruksi Hukum Harta Bersama Melalui Implementasi Syirkah (Studi Terhadap Putusan Hakim Pengadilan Agama).”
  3. Safril Gazali, Peringkat 3 Program S3 Studi Islam. Penelitian: “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Sumber Daya Manusia Pariwisata di Minangkabau.”
  4. Inda Mardatillah, Peringkat 1 Program S2 Manajemen Pendidikan Islam. Penelitian tentang pengembangan instrumen evaluasi supervisi akademik berbasis Google Workspace.
  5. Jenny Marsya Fitri, Peringkat 2 Program S2 Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Penelitian tentang efektivitas bimbingan kelompok pendekatan muhasabah terhadap peningkatan komitmen religius siswa.
  6. Bagus Pria Alwadipa, Peringkat 3 Program S2 Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian tentang pembatalan sepihak pada perjanjian sewa kios di Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan menurut perspektif fiqh muamalah dan hukum perdata.

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

  • Teti Depita, Peringkat 1 Program S1 Pendidikan Agama Islam. Penelitian tentang pengembangan media pembelajaran infografis berbasis Meaningful Learning berbantu Notebook LM.
  • Bunga Atika Sari, Peringkat 2 Program S1 Tadris Kimia. Penelitian tentang pengembangan media pembelajaran game edukasi menggunakan Wordwall pada materi asam basa.
  • Fariska Nurjannah, Peringkat 3 Program S1 Tadris Fisika. Penelitian tentang pengembangan sistem klasifikasi awan penghasil hujan berbasis Convolutional Neural Network (CNN).

Fakultas Syariah

  1. Muhammad Revan, Peringkat 1 Program S1 Hukum Tata Negara (Siyasah). Penelitian tentang keterwakilan perempuan pada Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari.
  2. Siti Fadillah, Peringkat 2  Program S1 Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah). Penelitian tentang ratio decidendi hakim dalam perkara dispensasi kawin akibat perzinaan.
  3. Refy Budistira, Peringkat 3 Program S1 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah). Penelitian tentang pertimbangan hakim dalam putusan wanprestasi akad murabahah menurut prinsip keadilan hukum ekonomi syariah.

Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah

  1. Afiqa Andhina, Peringkat 1 Program S1 Psikologi Islam. Penelitian tentang self-concealment ditinjau melalui adult attachment pada pelajar di Kolej Islam Darul Ulum (KIDU) Kedah.
  2. Muhamad Al Farozy, Peringkat 2 Program S1 Pemikiran Politik Islam. Penelitian tentang strategi advokasi Perludem dalam mendorong reformasi pendanaan dan tata kelola keuangan partai politik di Indonesia.
  3. Nurfatwi Anggraini, Peringkat 3 Program S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam. Penelitian tentang analisis gaya komunikasi Nadia Omara dalam konten YouTube Kisah Horor Wawak (KHW).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

  1. Rizki Maida, Peringkat 1 Program S1 Ekonomi Syariah. Penelitian tentang pengaruh belanja daerah, investasi, dan jumlah penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah di Sumatera Utara dengan PDRB sebagai variabel intervening periode 2021–2024.
  2. Hanif Pangestu, Peringkat 2 Program S1 Akuntansi Syariah. Penelitian tentang analisis tingkat kesehatan koperasi syariah RSUD Prof. Dr. M.A. Hanafiah SM Batusangkar.
  3. Rezi Nopellia Putri, Peringkat 3 Program S1 Manajemen Bisnis Syariah. Penelitian tentang studi kelayakan bisnis kopi keliling Alila di Kota Batusangkar ditinjau dari aspek teknis, pemasaran, dan keuangan.

Penetapan para lulusan dan peneliti terbaik tersebut memperlihatkan dua sisi penting pendidikan tinggi: keunggulan akademik dan produktivitas penelitian. Keputusan Rektor secara khusus menyebutkan bahwa penetapan peneliti terbaik dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan mutu penelitian mahasiswa. Dengan demikian, penghargaan tidak berhenti sebagai apresiasi personal, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya riset di lingkungan UIN MY Batusangkar.

Untuk lulusan terbaik, universitas memberikan piagam penghargaan, sedangkan lulusan terbaik program sarjana juga memperoleh uang pembinaan. Bagi peneliti terbaik, penghargaan diberikan berdasarkan kategori dan peringkat yang telah ditetapkan dalam keputusan Rektor.

Momentum Wisuda ke-60 dengan demikian bukan hanya mencatat 998 lulusan yang dikukuhkan selama dua hari, tetapi juga menampilkan mahasiswa-mahasiswa yang menjadi representasi capaian akademik dan penelitian UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Dari prestasi akademik hingga karya penelitian, mereka membawa satu pesan penting bahwa pendidikan tinggi tidak berhenti pada memperoleh gelar, tetapi berlanjut pada kemampuan menghasilkan pengetahuan, memberikan manfaat bagi masyarakat dan berguna bagi bangsa dan negara. (hospiburda)