
Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Sarah Afifah, mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), berhasil meraih Juara 1 Tingkat Nasional pada cabang Storytelling Competition EXIST 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Salatiga, Jawa Tengah.
Prestasi tersebut diraih Sarah dalam ajang EXIST 2026 (English Competition) yang mengusung tema “Exploring the World of English in the Era of Global Communication”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Inggris UIN Salatiga sebagai wadah pengembangan kompetensi mahasiswa dalam komunikasi bahasa Inggris, kreativitas, dan kemampuan public speaking.
Kompetisi EXIST 2026 menghadirkan dua cabang perlombaan, yakni News Anchor Competition dan Storytelling Competition. Khusus cabang Storytelling, kompetisi diarahkan untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan bercerita, sekaligus keterampilan komunikasi bahasa Inggris mahasiswa.
Perjalanan kompetisi berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran pada 6–31 Agustus 2026, technical meeting pada 1 September, pengumpulan karya pada 1–8 September, pengumuman finalis pada 11 September, hingga Grand Final dan Award Ceremony pada 15 September 2026 di FTIK UIN Salatiga.
Keberhasilan Sarah menjadi semakin istimewa karena EXIST 2026 diikuti oleh delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam daftar perguruan tinggi yang menjadi sasaran delegasi, tercantum sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta, antara lain UIN Walisongo Semarang, UIN Raden Mas Said Surakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Raden Fatah Palembang, hingga UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Capaian Sarah menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam bidang bahasa Inggris dan public speaking mampu bersaing pada level nasional. Lebih dari sekadar raihan juara, prestasi ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam membawa nama UIN Mahmud Yunus Batusangkar ke ruang kompetisi akademik dan pengembangan bakat mahasiswa di tingkat nasional.
Prestasi tersebut juga memperkuat peran Program Studi Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai aspek akademik kebahasaan, tetapi juga memiliki keberanian, kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan berkomunikasi di ruang publik.
Melalui keberhasilan Sarah Afifah, semangat “berani tampil, mampu berkomunikasi, dan siap berkompetisi” kembali ditunjukkan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Raihan Juara 1 Nasional Storytelling EXIST 2026 di UIN Salatiga diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan mengukir prestasi pada berbagai ajang nasional maupun internasional. Selamat kepada Sarah Afifah. Terus berkarya, terus berprestasi, dan terus harumkan nama UIN Mahmud Yunus Batusangkar. (hospiburda)