Pilih Laman

Sertifikasi Dosen 2024: 33 Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar Resmi Terima Sertifikat Pendidik

oleh | Sep 23, 2025

136

Gambar 1. Rektor, Wakil Rektor I dan Ketua LPM Berfoto Bersama dengan para Dosen Penerima Sertifikat Pendidik (23/9).

Batusangkar, (23/09) — Senyum bahagia terukir indah di wajah 33 orang dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar (UIN MYB) pagi itu. Senyuman itu mekar sebagai pengiring langkah mereka dalam menerima Sertifikat Pendidik (Serdos) yang telah lama mereka nanti. Penyerahan sertifikat pendidik ini diserahkan langsung oleh Rektor, Prof. Delmus Puneri Salim, MA., M.Res., Ph.D. di Aula Lantai Tiga Fakultas Syariah pada selasa 23 September 2025.

Gambar 2. Penyerahan sertifikat pendidik dimulai dengan laporan dari ketua LPM UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Acara dibuka dengan laporan sekaligus sambutan Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM), Dr. Ulya Atsani, S.H., M.Hum. Ia menegaskan bahwa Bapak/Ibu penerima sertifikat pendidikan ini telah melalui serangkaian proses panjang. Proses ini dilaksanakan dalam aplikasi Sertifikasi Dosen (Serdos) Kemenag. “Alhamdulillah, setelah proses panjang tersebut, rekan-rekan berhasil lulus. Perjalanan memperoleh serdos ini penuh dengan dinamika, dan alamdulillah kita bisa melaluinya dan berhasil mengantarkan Bapak/Ibu semua memperoleh sertifikat pendidik ini.” Ujarnya.

Gambar 3. Ibu Dr. Elda Herlina, M.Pd. selaku Sekretaris LPM UIN Mahmud Yunus Batusangkar membacakan berita acarapenyerahan sertifikat pendidik.

Penyerahan sertifikat dosen dimulai dengan pembacaan berita yang dibacakan oleh Sekretaris LPM, Dr. Elda Herlina, M.Pd. Usai pembacaan, para dosen penerima dipanggil satu per satu untuk menerima sertifikat pendidik langsung dari Rektor.

Gambar 4. Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Delmus Puneri Salim, MA., M.Res., Ph.D memberikan sambutan dan arahan kepada para dosen penerima sertifikat pendidik.

Dalam arahannya, Rektor menyampaikan bahwa sertifikasi dosen tidak hanya terkait dengan kesejahteraan, tetapi juga menjadi amanah besar bagi setiap dosen.
“Saya berharap Bapak/Ibu terus terbuka terhadap perubahan regulasi. Sertifikasi ini harus menjadi dorongan untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Ke depan, saya berharap Bapak/Ibu dapat melangkah hingga meraih jabatan akademik tertinggi, yaitu Guru Besar,” ungkapnya.

Dengan penyerahan sertifikat ini, para dosen diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas tridharma perguruan tinggi. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing (Ayesha).