
Batusangkar – Di balik kemajuan sebuah perguruan tinggi, selalu ada insan-insan yang bekerja dalam diam, menjaga amanah, memberikan pelayanan, mendidik, berkarya, dan mengabdikan diri selama bertahun-tahun. Pengabdian itulah yang mendapat penghormatan dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Senin (17/8/2026).
Dalam upacara yang berlangsung khidmat di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar tersebut, sebanyak 16 ASN menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk penghargaan negara atas pengabdian mereka selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
Dari 16 penerima, empat ASN menerima Satyalancana Karya Satya XXX Tahun sebagai penghargaan atas pengabdian selama 30 tahun. Mereka adalah Dr. H. Yasrizal, M.A., Dra. Hadiarni, M.Pd.Kons., Dr. H. Muhammad Fazis, M.Pd., dan Dr. H. Ramza Husmen, M.Pd.
Sementara itu, 12 ASN menerima Satyalancana Karya Satya XX Tahun atas pengabdian selama 20 tahun, yaitu Prof. Dr. H. Zainuddin, M.A., Dr. Irman, S.Ag., M.Pd., Dona Afriani, S.Si., M.Pd., Sri Adella Fitri, S.E., M.Si., Dr. Hardivizon, M.Ag., Lely Kurnia, S.Pd., M.Si., Venny Haris, M.Si., Dr. Nina Suzanne, M.Pd., Fitria Suswita, S.E., M.Si., Yulia Rahmi, S.Ag., Partomuan Harahap, S.Ag., M.A., dan Ika Metiza Haris, M.Si.
Di antara empat penerima Satyalancana Karya Satya XXX Tahun tersebut, terdapat Dr. H. Yasrizal, M.A., yang saat ini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Biro UAPK UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Penghargaan atas 30 tahun pengabdian tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan panjangnya sebagai ASN sekaligus bagian dari perjalanan kelembagaan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Tiga dekade tentu bukan sekadar angka. Di dalamnya terdapat perjalanan melewati berbagai perubahan kebijakan, kepemimpinan, perkembangan teknologi, tuntutan pelayanan publik, hingga transformasi kelembagaan perguruan tinggi.
Hal yang sama juga tercermin pada tiga penerima Satyalancana XXX Tahun lainnya. Pengabdian mereka menjadi bagian dari sejarah institusi yang terus bertumbuh dan bertransformasi.
Tiga puluh tahun pengabdian adalah perjalanan panjang yang dibangun melalui kesetiaan, ketekunan, disiplin, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi.

Dua puluh tahun pengabdian yang diberikan kepada 12 ASN lainnya juga bukan sebuah perjalanan singkat. Selama dua dekade, mereka telah menjadi bagian dari berbagai dinamika dan perkembangan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Setiap fase pengabdian menghadirkan kontribusi yang berbeda. Ada yang menjalankan tugas pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelayanan akademik, administrasi, maupun tugas-tugas kelembagaan lainnya.
Semua kontribusi tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses membangun perguruan tinggi.
Karena itu, Satyalancana Karya Satya tidak semata-mata menjadi penghargaan personal. Ia juga menjadi bentuk apresiasi negara terhadap kerja panjang para ASN yang telah ikut menjaga dan menggerakkan roda institusi.
Bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, pemberian Satyalancana Karya Satya memiliki makna yang lebih luas. Penghargaan tersebut menjadi momentum untuk mengingat bahwa kemajuan institusi tidak hanya lahir dari program besar, tetapi juga dari konsistensi orang-orang yang menjalankan tugas setiap hari dengan penuh tanggung jawab.
Dosen berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tenaga kependidikan memastikan pelayanan dan tata kelola berjalan dengan baik. Para pejabat menjalankan amanah kepemimpinan dan memastikan roda organisasi bergerak menuju tujuan bersama.
Karena itu, perjalanan 20 dan 30 tahun para penerima Satyalancana menjadi keteladanan bagi generasi ASN berikutnya bahwa pengabdian tidak hanya diukur dari jabatan yang pernah diduduki, tetapi dari konsistensi dalam menjalankan amanah dan memberikan manfaat.
Bagi 16 penerima Satyalancana Karya Satya, penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas perjalanan yang telah dilalui sekaligus pengingat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan institusi.
Negara menghargai pengabdian. UIN Mahmud Yunus Batusangkar mengapresiasi kontribusi. Dan generasi berikutnya mendapatkan teladan.
Selamat kepada 16 insan pengabdi UIN Mahmud Yunus Batusangkar atas penghargaan Satyalancana Karya Satya. Semoga pengabdian yang telah diberikan menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan, dan terus menjadi inspirasi dalam membangun UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang semakin maju, unggul, dan berdampak. (hospiburda)