Pilih Laman

118 Calon PPPK Kemenag Tahap II, Ikuti SKTT di UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

oleh | Jun 2, 2025

199

Batusangkar, Sebanyak 118 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama Tahap II Formasi Tahun Anggaran 2024 mengikuti Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kegiatan SKTT ini merupakan salah satu rangkaian seleksi dalam rangka memenuhi kebutuhan pegawai Kemenag yang profesional dan kompeten. Sabtu, 31 Mei 2025 

Pelaksanaan SKTT dibagi dalam dua sesi dan berlangsung di Gedung Terpadu lantai 2 UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Dari total peserta, sebanyak 45 calon PPPK berasal langsung dari lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar, sedangkan sisanya berasal dari beberapa daerah sekitar seperti Kota Sawahlunto, Kota Solok, dan Kabupaten Tanah Datar.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengukur dan memastikan kompetensi teknis para calon PPPK sesuai dengan kebutuhan formasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Seleksi ini sangat penting untuk memastikan kualitas dan profesionalisme pegawai yang nantinya akan mengabdi di instansi terkait.

Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, hadir dan memberikan arahan pada pelaksanaan SKTT tersebut. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya mengikuti seleksi dengan penuh rasa disiplin, jujur, dan menjaga sportivitas selama proses seleksi berlangsung.

Selain Rektor, turut hadir pula Plt. Biro, jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, serta panitia pelaksana SKTT UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang bertanggung jawab mengatur dan mengawal proses seleksi agar berjalan dengan lancar dan tertib.

Prof. Delmus Puneri Salim juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu bersyukur dan mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Allah SWT, orang tua, pimpinan masing-masing, Kementerian Agama, hingga Presiden Republik Indonesia yang memberikan kesempatan melalui program PPPK ini.

Dengan terlaksananya SKTT ini diharapkan calon PPPK dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga nantinya mampu memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan pendidikan dan pelayanan keagamaan di wilayah kerja masing-masing.